Pariwara
HEADLINE NEWS

Harga Tiket Tak Naik, Pemudik Mulai Padati Pelabuhan Murhum di Baubau

MULAI RAMAI: Pelabuhan Murhum Kota Baubau mulai dipadati pemudik, kamis (7/6). Data Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas I Baubau, ada 1.900 penumpang yang turun dari Kapal Pelni Dobon Solo rute Sorong-Ambon-Baubau dan Makasar. Jumlah itu meningkat empat kali lipat dibanding hari biasanya. Foto: Akhirman/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Harga tiket angkutan darat maupun penyeberangan selama arus mudik tak naik. Kalau ada pengusaha angkutan menaikan sepihak akan diberi sanksi tegas. Informasi ini juga untuk memberikan penegasan kepada masyarakat agar tidak tertipu dengan calo angkutan ketika pulang kampung.

Tidak adanya kenaikan harga tiket selama mudik disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Sultra, Hado Hasina. Menurutnya, informasi ini penting disampaikan supaya pemudik tidak tertipu oknum yang memanfaatkan momen dengan menaikan harga tiket atau sewa angkutan secara sepihak. “Tidak ada kenaikan harga tiket penyeberangan maupun sewa angkutan. Semua masih tetap sesuai harga normal,” tegas Hado Hasina, kamis (7/6). Dirinya juga menimbau agar pengusaha angkutan maupun sopir tidak melanggar hal itu.

Penegasan tersebut selaras dengan kondisi penjualan tiket di beberapa wilayah penyeberangan di Baubau. Misalnya pada pelabuhan penyeberangan kapal Feri rute Baubau-Waara. Harga tiket masih dalam kondisi stabil. “Harga tiket tidak naik. Semua masih tetap stabil yaitu, Rp 31 Ribu untuk harga tiket kendaraan roda dua tanpa boncengan dan Rp 43 Ribu harga tiket motor kalau ada boncengan. Sedangkan untuk tiket penumpang, perorang Rp 12 Ribu. Begitu pula dengan harga tiket mobil, tidak berubah,” beber Tahang, Supervisi ASDP Kota Baubau.

Kondisi serupa juga terjadi pada penyeberangan kapal cepat rute Baubau-Raha-Kendari. Dimana harga tiket masih dalam kondisi normal seperti penjualan hari biasa. “Tidak ada instruksi ataupun surat edaran dari Meteri Perhubungan Republik Indonesia tentang kenaikan harga tiket. Makanya, tiket tetap dalam harga normal,” kata Subagiyo, Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kota Baubau.

Kalau ada kenaikan, lanjut dia, harus mengacu pada tarif batas atas kelas ekonomi yaitu Rp 298 Ribu dan harus ada tembusan yang disampaikan. “Tapi sampai saat ini tidak ada. Sehingga harga tiket untuk kapal cepat tidak naik,” jelasnya.

Kondisi serupa juga terjadi di pelabuhan penyeberangan Kolaka-Bajoe. Harga tiket untuk penumpang dewasa masih Rp 73 ribu dan untuk kategori anak juga masih tetap Rp 50 ribu. Petugas Tata Usaha Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Kolaka, Muhammad Yunus memastikan bahwa mudik kali pihaknya tidak menaikan harga tiket.

“Tahun ini harga tiket penumpang masih tetap. Begitupun dengan tiket jenis kendaraan,” ujarnya. Terkait armada, kata Yunus pihaknya telah menyiapkan lima kapal Feri rute Kolaka-Bajoe dengan melayani tiga kali penyeberangan setiap harinya. Pihaknya akan menambah frekuensi penyeberangan jika nantinya terjadi peningkatan penumpang yang signifikan.

“Setiap hari ada tiga kali penyeberangan, yaitu pada pukul 17.00 wita, pukul 20.00 wita, dan 23.00 wita. Kalau nantinya kondisi tidak memungkinkan, maka kami akan tambah trip penyeberangan. Sekarang belum bisa kami prediksi, karena saat ini masih H-9. Penumpang masih sepi. Nanti pekan depan baru bisa dilihat,” terangnya.

1 of 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top