Pariwara
Kolaka Timur

DBD Mulai Menyerang, Warga Koltim Diminta Waspada

KENDARIPOS.CO.ID — Virus dengue yang ditularkan nyamuk aedes aegypti mulai menyerang warga Lalolae di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim). Dari data yang dihimpun melalui Puskesmas setempat, korban demam berdarah dengue (DBD) sudah tercatat empat orang. Tiga pasien harus dirujuk di Rumah Sakit Benyamin Guluh Kolaka. Sementara satu warga Lalolae meninggal dunia beberapa waktu lalu. Warga Koltim secara khusus Kecamatan Lalaole diminta semakin meningkatkan kewaspadaan, menjaga kebersihan dan antisipasi dini.

Kepala Dinas Kesehatan Koltim, Zainuddin Boni, mengungkapkan, dalam melakukan penanganan di Puskesmas, pihaknya telah menurunkan tim untuk membantu bersama-sama mendeteksi radius DBD di tempat yang diduga sarang nyamuk. “Kami juga telah menyampaikan kondisi ini pada 12 Kepala Puskesmas untuk serius melakukan penanganan. Agar terhindar dari DBD, maka lingkungan rumah kita harus bersih. Masalah DBD adalah tanggung jawab kita bersama masyarakat. Petugas kesehatan harus turun ke rumah-rumah warga memberikan penyuluhan kebersihan dan mengidentifikasi kondisi. Jika dibutuhkan fogging, segera lakukan tindakan,” kata Zainuddin Boni, Rabu (6/6).

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Puskesmas Lalolae, Sudarni Geno, menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinkes terkait data penderita DBD tersebut. “Petugas kesehatan turun ke warga setiap triwulan melakukan abatesasi, ada juga Jumat bersih. Warga harus waspada dan selalu proaktif menyampaikan pada Puskesmas sekaligus membawa keluarganya berobat apabila ada gejala-gejala penyakit DBD maupun lainnya. Sehingga petugas kesehatan bisa cepat bertindak” tandas Sudarni. (b/kus)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top