Pariwara
Konawe Kepulauan

Pasar Murah Kendalikan Harga Sembako di Konkep

MURSALIN/KENDARI POS
PASAR MURAH : Bupati Konkep, H. Amrullah (tengah) membagikan Sembako pada warganya dalam gelaran pasar murah, untuk menekan lonjakan harga.

KENDARIPOS.CO.ID — Melambungnya harga kebutuhan sembilan bahan pokok (Sembako), sering terjadi tiap Idul Fitri. Itu disebabkan tingginya permintaan konsumen terhadap kebutuhan sehari-hari jelang hari raya tersebut. Seperti yang terjadi di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep). Salah satunya adalah telur yang mengalami kenaikan signifikan. Dari harga normal Rp 45 ribu per 30 butir, kini menjadi Rp 50 ribu sampai Rp 55 ribu.

Tidak mau harga Sembako makin tak terkendali, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konkep mengelar pasar murah. Bupati Konkep, H. Amrullah, mengatakan, sampai saat ini kebutuhan Sembako di Pulau Wawonii, masih disuplai dari Kota Kendari. “Jadi kalau di Kendari mengalami kenaikan harga, dampaknya bisa sampai di Wawonii. Karena Sembako yang ada di daerah ini, dipasok dari ibu kota provinsi,” jelas Bupati Konkep, H. Amrullah saat membuka kegiatan pasar murah, pada pelataran Pasar Kabupaten di Langara, selasa (5/6).

Konkep-1 itu mengatakan, tahun ini pihaknya sudah mengembangkan sektor pertanian melalui percetakan sawah dan pembuatan sembilan irigasi baru, termasuk penanaman jangka panjang dan pendek, termasuk sayur-sayuran, untuk menunjang swasembada pangan di Pulau Wawonii tahun 2021 mendatang. “Sesungguhnya, kegiatan pasar murah ini, bukanlah keputusan terbaik dalam menekan angka kemiskinan. Akan tetapi, ini strategi jangka pendek dalam menekan melonjaknya harga sembako dalam menyambut lebaran dan hari raya besar lainya. Kami juga saat ini terus berupaya untuk bisa swasembada pangan pada 2021 mendatang,” jelas Amrullah didampingi Wakil Bupati, Andi Muhamad Lutfi dan Sekretaris Kabupaten (Sekab), Cecep Trisnajayadi.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan pada Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah(Disperindagkop-UKM) Konkep, Sudirman, mengatakan, pasar murah yang diadakan instansinya itu, untuk menekan permainan harga di pasaran mejelang Idul Fitri. “Pasar murah ini akan berakhir pada 7 Juni. Kami melibatkan banyak pedagang. Kami juga menyuplai kebutuhan Sembako yang sudah disubsidi untuk dijual ke warga kurang mampu,” ujar Sudirman.

Ia menambahkan, barang yang dijajakan dalam kegiatan pasar murah tersebut, seperti minyak goreng, tepung terigu, gula pasir, telur, sirup dan kebutuhan lainnya, disubsidi mulai Rp 5 ribu sampai Rp 15 ribu. “Kami akan melakukan pengawasan pada para pembeli di pasar murah. Jangan sampai ada yang memanfaatkan kegiatan ini, dengan membeli banyak barang subsidi, kemudian dijual kembali dengan harga lebih mahal,” tegasnya. (b/san)

Click to comment

Tinggalkan Balasan

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

The Latest

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top