Pariwara
Nasional

Menristek Izinkan Aparat Periksa Kampus

Mohamad Nasir

KENDARIPOS.CO.ID — Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mempersilakan aparat keamanan masuk dan memeriksa kampus, jika ditemukan tanda-tanda kegiatan yang mengarah pada gangguan keamanan. “Tidak ada kampus yang akan steril dari pemeriksaan,” tegas Nasir di Jakarta, selasa (5/6).

Nasir mengatakan sama sekali tidak setuju dengan argumen bahwa kampus tidak boleh dimasuki petugas keamanan karena merupakan mimbar akademik. “Di negara mana kampus tidak boleh dimasuki (petugas kemanan, Red) tidak ada aturannya. Kalau bikin negara tidak aman, ya harus dihabisi,” tegasnya.

Nasir menyebut, benih-benih pemikiran radikal sudah terjadi sejak dulu era tahun 1983. Saat itu Orde Baru memberlakukan kebijakan Normalisasi Kegiatan Kampus (NKK) dan Badan Keamanan Kampus (BKK) untuk mesterilkan kampus dari kegiatan politik mahasiswa. “Akhirnya di kampus terjadi kekosongan, diisi mereka (pemikiran ekstrim,red),” jelasnya.

Risiko paparan radikalisme tersebut, kata Nasir tidak hanya terjadi di kampus, melainkan juga di sekolah SMA maupun SMP. “Gurunya terpapar, siswanya ikut terpapar. Dosennya terpapar, mahasiswanya terpapar,” tuturnya. (tau/jpg)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top