Pariwara
Konawe Kepulauan

11 Km Jalan Konkep Diaspal

MURSALIN/KENDARI POS
INFRASTRUKTUR : Kadis PU dan Tata Ruang, Israwan Sulpa (kanan) ketika mendampingi Bupati Konkep, H. Amrullah, meninjau beberapa pembangunan infrastruktur. Tahun ini, Pemkab mengalokasikan pengaspalan sepanjang 11 kilometer.

KENDARIPOS.CO.ID — Akselerasi pembangunan di Konawe Kepulauan (Konkep) sedang dipacu Bupati, H. Amrullah dan Wakilnya, Andi Muhamad Lutfi agar bisa lebih maju dan setara dengan daerah lain di Sulawesi Tenggara (Sultra). Tahun ini, pembangunan infrastruktur masih menjadi prioritas pasangan kepala daerah dengan akronim BERAMAL tersebut. Pengaspalan dilakukan pada jalan ibu kota Langara dan beberapa ruas lingkar di Palingi-Mata Buranga, Mata Buranga-Bangun Mekar hingga Desa Noko.

Termasuk anggaran peningkatan akses provinsi di Desa Lamongupa-Lampeapi, kembali dialokasikan untuk pengaspalan tahun ini. Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) dan Tata Ruang, Konkep, Israwan Sulpa, Dipl. WRD, mengatakan, saat ini, material pengaspalan jalan ibu kota Langara dan beberapa ruas jalan lingkar yang di Kecamatan Timur Laut masih dalam proses penyiapan oleh pemenang tender untuk diangkut ke Pulau Wawonii.

“Kalau di dalam kota, ada dua paket pengaspalan. Jalan poros Pelabuhan Langara dan Pasir Putih. Dalam waktu dekat ini, pengaspalannya akan segera dimulai,” kata Israwan Sulpa saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (5/6). Kata dia, mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Konkep, pengaspalan di wilayah itu, hanya ditarget 10 kilometer (Km) setiap tahun.

“Tetapi kami terus berupaya agar pengaspalan ini bisa bertambah. Alhamdulillah tahun ini 11 kilometer akses jalan akan kami aspal. Baik dalam kota maupun beberapa ruas jalan lingkar Pulau Wawonii,” tuturnya. Mantan Sekretaris Dinas PU Konkep itu menambahkan, untuk beberapa ruas jalan lain yang mengalami kerusakan akibat hujan melanda Bumi Kelapa akhir-akhir ini, pihaknya berjanji akan menuntaskan akses tersebut agar bisa kembali dilalui kendaraan.

“Jalan di Gunung Gamal sama Gunung Jati, masih sementara dibenahi, bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Karena akses tersebut masuk kategori bencana alam, akibat hujan yang terus melanda Konkep. Ketika cuaca sudah mulai membaik, saya bisa jamin akses jalan lingkar Pulau Wawonii sebelum Idul Fitri ini sudah bisa dilalui,” janji Israwan. Ia menegaskan, Pemkab Konkep tidak pernah bermaksud menganaktirikan pembangunan di Kecamatan Wawonii Tenggara yang aksesnya sekitar 50 kilometer dari Langara, (pusat ibu kota kabupaten).

Argumennya, pembangunan dilakukan secara bertahap. “Soalnya tidak mungkin kami membangun di sana, sementara akses yang kami lalui Kecamatan Wawonii Tengah, Selatan, Kemudian Kecamatan Wawonii Utara, Timur dan Timur Laut. Contohnya, Jembatan Mosolo di Wawonii Tenggara. Jembatan itu berada kurang lebih hampir di pertengahan Pulau Wawonii kalau dari Langara. Sementara untuk ke Moso kalau lewat Selatan jaraknya 50 kilometer, jika via timur ada 60 kilometer. Tidak mungkin kami mau kerja jembatan Mosolo, kalau mulai jembatan Lampeapi, Lawei, Lansilowo, Munse langsung mau loncat di Mosolo. Jadi saya harap Kecamatan Wawonii Tenggara untuk bersabar,” jelas Israwan Sulpa. (c/san)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top