Pariwara
Konawe Selatan

Balai Karantina Kendari Lepas 32 Ekor Burung Perkici di Konsel

LEPAS BURUNG: Pegawai Balai Karantina Kelas II Kendari bersama BKSDA Sulawesi melepasliarkan 32 ekor burung Perkici di Kawasan Hutan Lindung Peropa Moramo, Konawe Selatan, senin (5/6). Foto: Balai Karantina Kendari for kendari pos

KENDARIPOS.CO.ID — Balai Karantina Kelas II Kendari bersama Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi melepas 32 ekor burung Perkici di Kawasan Hutan lindung Peropa Moramo, Konawe Selatan, senin (5/6). Penglepasliaran puluhan burung Perkici tersebut disaksikan Kepolisian Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Kendari.

Kepala Seksi Karantina Hewan, Balai Karantina Pertanian Kendari, Drh. Agus Karyono mengungkapkan, burung tersebut berasal dari Pulau Maluku yang diamankan dari sebuah Kapal Sabuk Nusantara. Pemilik kapal bernama Firman, tidak memiliki sertifikat kesehatan Karantina, sehingga burung-burungnya diamankan.

“Penangkapan burung ini adalah hasil koordinasi yang baik antara pihak Karantina dan KP3 dalam melakukan pengawasan di Pelabuhan Laut Kendari,” ungkap Agus dalam keterangan tertulisnya yang diterima Kendaripos.co.id, senin (5/6).

Selanjutnya, untuk keperluan konservasi dan kelestarian sumber daya alam, lanjut dia, Balai Karantina berkoordinasi dengan BKDSA Sultra untuk melakukan identifikasi burung liar tersebut. Hasil identifikasi, Perkici bukan termasuk burung yang dilindungi. Setelah dinyatakan sehat dan tidak membawa penyakit, dan mengacu pada UU No. 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistemnya, maka dilakukan penglepasliaran agar burung tersebut dapat berkembang biak sesuai habitat aslinya.

Dia menambahkan, dalam UU No. 16 tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan pasal 6 huruf a bahwa setiap media pembawa atau dikirim dari satu area ke area lain wajib di lengkapi dengan sertifikat karantina. Untuk itu pemilik diberikan waktu 3 x 24 jam untuk melengkapinya. “Namun sampai batas waktu yang ditentukan, ternyata pemilik tidak dapat melengkapinya. Sehingga burung tersebut diamankan dan dilakukan pelepasliaran,” imbuhnya. Sebagai tambahan, sejumlah petugas Balai Karantina dan BKSDA turut hadir dalam pelepasliaran tersebut. (*)

Click to comment

Tinggalkan Balasan

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

The Latest

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top