Pariwara
Buton Tengah

Buteng Petakan Sebaran Lahan Pangan

MUHAMMAD YUSUF/KENDARI POS
PETA LAHAN : Suasana seminar pendahuluan inventarisasi lahan pertanian pangan berkelanjutan dan alih fungsinya di Buteng.

KENDARIPOS.CO.ID — Inventarisasi lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B) dan alih fungsinya dilakukan Dinas Pangan Buton Tengah (Buteng). Langkah tersebut untuk memetakan potensi lahan dalam mendukung kemandirian dan ketahanan pangan.

Untuk program tersebut, pihak Dinas Pangan menggelar seminar awal pendahuluan untuk melakukan penelitian. Kegiatan inventarisasi tersebut bekerja sama dengan lembaga penelitian Universitas Halu Oleo, Dr. Djafar Mey. Selain itu, instansi tersebut juga berupaya menekan alih fungsi lahan dari pertanian ke nonpertanian.

Ketua Panitia, La Hamaji, mengatakan, kegiatan penelitian LP2B dan alih fungsi lahan bertujuan menginventarisasi kawasan pertanian pangan berkelanjutan di Buteng. Menginventarisasi potensi lahan pertanian yang ditetapkan untuk dilindungi dan dikembangkan secara konsisten guna menghasilkan pangan pokok. “Artinya lahan pertanian pangan tetap terkendali dan berkelanjutan ke depan. Kami berharap penelitian ini akan melahirkan data base berupa dokumen informasi tentang potensi lahan pertanian pangan. Entah itu dalam bentuk naskah, tabular maupun secara spesial,” ungkapnya.

Sementara itu, Kadis Pangan Buteng, Hj. Wa Ode Nurjannah, menyampaikan, pola pikir kebutuhan pangan masyarakat terus meningkat seiring kemajuan teknologi dan jumlah penduduk. Pasalnya, luas lahan pertanian pangan semakin berkurang sebagai akibat dan alih fungsi lahan ke nonpertanian. Solusinya membuat regulasi untuk menekan terjadinya alih fungsi lahan.

Nurjannah menambahkan, pemerintah sangat serius dalam menekan ahih fungsi lahan, dapat dilihat dengan adanya rencana penetapan lahan abadi. Suatu kawasan atau lahan untuk pertanian pangan disertai dengan pelarangan untuk pemanfaatan nonpertanian. “Kendati demikian, realisasi berbagai regulasi tentang LP2B yang berkaitan dengan lahan abadi, secara nyata belum terlaksana dengan baik. Terutama dalam skala lokal atau tingkat daerah,” terangnya.

Sementara itu, Asisten II Setkab Buteng, LM Mursal Zubair, mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi inisiatif dinas pangan untuk melakukan inventarisasi LP2B. Pasalnya dokumen kegiatan penelitian ini akan dijadikan rujukan dalam menyusun program ketahanan pangan. “Tentu pada akhirnya akan bermanfaat untuk mendorong kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (b/myu)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top