Pariwara
Bombana

Kejari Bombana Dalami Pengadaan Sumur Bor

Kasi Pidsus Kejari Bombana, Bustanil N.Arifin, SH

KENDARIPOS.CO.ID — Kejaksaan Negeri (Kejari) Bombana kini sedang mendalami laporan dugaan korupsi pengadaan 20 unit sumur bor. Anggaran pengadaan sumur bor sekira Rp 3 miliar dan melekat di Dinas Pertanian Pemkab Bombana tahun 2017.

Dalam laporan yang diterima Kejari Bombana menyebutkan bahwa bantuan sumur bor dari Kementerian Pertanian melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tidak dapat digunakan petani karena tidak berfungsi.

Laporan tersebut dibenarkan Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Bombana, Bustanil N Arifin SH. Kasipidsus belum bisa menjelaskan lebih lanjut terkait kasus tersebut, karena masih akan melakukan klarifikasi laporan tersebut. “Laporannya memang ada, dan pihak-pihak terkait akan kami panggil. Dan hasil dari klarifikasi tersebut akan kita tindak lanjuti, apakah ada tindakan melawan hukum atau tidak,” ujar Bustanil di ruang kerjanya, Rabu (30/5).

Kepala Seksi Pupuk, Pestisida, dan Alsintan Dinas Pertanian Bombana, Syahrul SP membenarkan adanya bantuan sumur bor untuk para petani di empat kecamatan, salah satunya di Lantari Jaya. Dimana bantuan sumur bor yang berjumlah 20 unit tersebut menghabiskan anggaran Rp 3 miliar. Setiap titik sumur menghabiskan anggaran sekria Rp 150 juta. “Ada bantuan sumur tahun lalu melalui DAK, sumur itu dikerjakan dengan cara tender. Untuk pengelolaan sumur diberikan langsung kepada kelompok tani yang mendapatkan bantuan yang sebelumnya memasukkan proposal,” paparnya.

Pantauan Kendari Pos disalah satu lokasi sumur di Lantari Jaya terlihat adanya bangunan dengan ukuran 1×1 meter dengan tinggi kurang lebih dua hingga tiga meter. Dimana didalam bangunan tersebut terdapat sebuah genset yang diketahui digunakan untuk menyedot air dari sumur bor tersebut.

Masyarakat setempat yang ditemui menjelaskan sumur bor tersebut baru sekali digunakan sejak pertama kali dibuat. Itupun tidak maksimal. “Baru satu kali saya dengar bunyi, itupun cepatji. Soalnya, sedikit ji dia bisa isap air karena mungkin pipanya dangkal. Ini kan modelnya kayak sumur penghisap saja yang ditanamkan pipa untuk isap air,” ujarnya sembari menolak menyebut namanya. (kmr/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top