Pariwara
Kolaka Utara

Desember, Bibit Kakao Baru Disebar di Kolut

KENDARIPOS.CO.ID — Program revitalisasi kakao yang digagas Bupati Kolaka Utara (Kolut), Nur Rahman Umar dan Wakilnya, H. Abbas, makin dioptimalkan pada periode pertama mereka mengendalikan pemerintahan di Bumi Patampanua itu. Akhir 2018 ini dipastikan, ribuan bibit kakao tersebut mulai disebar ke seluruh petani pada berbagai penjuru wilayahnya. Nur Rahman Umar menjelaskan, saat ini ribuan bibit telah ditanam pada wadah penyemaian. Desember mendatang ditargetkan tanaman itu mulai didistribusikan ke warga yang terlibat dalam program revitalisasi tersebut.

“Bibit ini gratis, diserahkan cuma-cuma. Jadi tidak ada istilah bayar-bayar di lapangan. Sampaikan ke kami kalau ada seperti itu,” tegasnya, Rabu (30/5). Pemerintah memang menggelontorkan anggaran miliaran rupiah untuk revitalisasi tersebut bagi masyarakat. Kini tinggal warga Kolut diberi pilihan, bagaimana memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meremajakan tanamannya untuk peningkatan ekonomi ke depan.

“Setelah bibit tersebar dan ditanam petani, kami juga akan bantu pupuk dengan menyiapkan kantong-kantong (tempat) di daerah masing-masing agar mudah diambil,” janji Kolut-1 itu. Selain revitalisasi kakao, bukan berarti program OPD lainnya tidak berjalan. Meskipun dari segi porsi anggaran lebih kecil. Alasannya sederhana, jika satu program itu berhasil, maka dapat menjadi pendongrak perekonomian secara menyeluruh.

“Karena 80 persen masyarakat kami petani yang secara khusus bergerak di perkebunan. Logikanya begini, saat revitalisasi kakao sukses maka baik sektor pendidikan hingga kesehatan akan ikut terdongkrak. Saat ini warga ramai-ramai mencari lembaga pendidikan yang terjangkau bagi putra putrinya, karena kendala keuangan yang menipis. Beda situasinya jika mereka mampu, pasti berlomba mencari kualitas. Anaknya dikirim ke Kendari, Makassar, Jogja atau Jakarta kuliah tentu karena punya uang. Kalau sekarang kasihan. Paling yang dekat-dekat saja, yang penting kuliah karena susah keuangan,” urainya, panjang lebar.

Demikian juga di sektor kesehatan. Jika saat ini masyarakatnya berlomba agar bisa terjaring sebagai peserta BPJS. Itu karena berbeda dengan orang yang mampu dari segi ekonomi. “Kakao ini salah satu pendongkrak perekonomian di Kolut karena implikasinya hampir ke semua sektor. Insyaallah kami dan secara khusus saya pribadi akan mengawal langsung,” pungkasnya. (b/rus)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top