Pariwara
Nasional

Gebrakan Baru Kementan Tingkatkan Kesejahteraan, Luncurkan Program “Bekerja”, Anggarannya Rp 77,5 Miliar

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menyerahkan secara simbolis bantuan bibit mangga kepada warga. Ini merupakan bagian program “Bekerja” yang sedang digalakkan Kementan.

KENDARIPOS.CO.ID — Kementerian Pertanian (Kementan) meluncurkan program cerdas yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namanya, Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera atau disingkat Bekerja. Program ini merupakan gebrakan baru kementerian yang dinakhodai Andi Amran Sulaiman. “Secara nasional, kami targetkan program ini bisa dilaksanakan di 10 provinsi, menjangkau 776 desa dan 200 ribu rumah tangga miskin (RTM),” ungkap Amran Sulaiman, kemarin. Menteri asal Sulsel ini menilai, program Bekerja merupakan upaya mengentaskan kemiskinan di tanah air berbasis pertanian dengan tiga tahapan, yakni jangka pendek, menengah dan panjang.

Untuk jangka pendek, lanjut dia, tanaman sayuran bisa menjadi solusi karena tiga bulan sudah bisa panen. Targetnya sarana dan prasarana sayuran sebesar 125 hektar dengan nilai Rp 1,6 miliar. “Untuk jangka menengah, kita berikan ayam dan kambing. Karena ayam misalnya sudah bisa bertelur dalam jangka waktu enam bulan. Kambing juga begitu,” jelasnya. Khusus ayam dan kandangnya, lanjut dia, Kementan siapkan 666 ribu ekor dengan anggaran senilai Rp 70,6 miliar. Sementara untuk kambing, jumlahnya 702 ekor dengan nilai Rp 3,4 miliar. Masih menurut Amran, untuk jangka panjang, disiapkan tanaman keras seperti mangga, salak dan lain-lain. Untuk pohon mangga, disiapkan benihnya untuk porsi seluas 247 hektar dengan anggaran Rp 1,9 miliar.

“Secara umum, total anggaran yang disiapkan 77, 5 miliar. Ini adalah bagian program padat karya tunai, berbasis pada pertanian,” ungkapnya. Kata Amran, program Bekerja diharapkan mampu menekan angka kemiskinan di desa hingga dibawah 10 persen di tahun 2018. Untuk diketahui, berdasarkan Data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin sudah turun signifikan dari 10,96 persen (27,73 juta orang) pada Septeber 2014, menjadi 10,12 persen (26,58 juta orang) di September 2017.

Dari total penduduk miskin di 2017 sebesar 26,58 juta orang, 16,31 juta orang diantaranya atau 13,47 persen. Dengan skenario optimis dalam lima tahun ke depan angka kemiskinan desa dapat diturunkan menjadi 9,92 persen. Atau dengan kata lain, pada 2022, 1 juta rumah tangga miskin dapat terentaskan dari kemiskinan dari posisi saat ini 3,6 juta rumah tangga. “Kita sangat optimis. Lewat program Bekerja ini, kemiskinan di desa bisa dikurangi,” imbuhnya. (nat/ing)

Click to comment

Tinggalkan Balasan

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

The Latest

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top