Pariwara
Hukum & Kriminal

Soal Persetubuhan Anak di Konawe, Berkas Dilimpahkan ke Jaksa

BERKAS : Penyidik PPA Polres Konawe (kiri) menyerahkan berkas tersangka persetubuhan anak di bawah umur kepada jaksa, jumat (25/5). FOTO: HELSON MANDALA PUTRA / KENDARI POS

KENDARIPOS.CO.ID — Penyidik unit perlindungan perempuan dan anak (PPA) Polres Konawe, telah merampungkan berkas empat tersangka dugaan persetubuhan anak di bawah umur. Kini, berkas penyidikan pun telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Konawe untuk diteliti, sebelum dilimpahkan ke pengadilan.

Kapolres Konawe, AKBP Muh. Nur Akbar melalui Kasat Reskrim Iptu Rachmat Zam Zam menjelaskan berkas empat tersangka itu dibagi menjadi tiga, sesuai perbuatan yang dilakukan. “Untuk tersangka dewasa, R (20) dan RB (19), berkasnya digabung karena tempat kejadian perkara (TKP) dan waktu kejahatannya hanya berselang beberapa menit, yakni mereka secara bergantian menyetubuhi korban di kamar indekos, sehingga berkasnya disatukan,” ungkap Iptu Rachmat Zam Zam, jumat (25/5).

Kemudian, untuk dua anak berhadapan hukum (ABH) berinisial MI (17) dan MF (16), berkasnya dibuat masing-masing, karena TKP dan waktu kejadian juga berbeda. Selain itu MI tidak sampai menyetubuhi tetapi hanya mencabuli korban. Sedangkan, MF menyetubuhi korban lebih dari satu kali di beberapa tempat. “Maka, semuanya ada tiga untuk kasus persetubuhan anak ini,” ujar Iptu Rachmat Zam Zam.

Semua tersangka disangkakan ayat 1 pasal 81 dan 82 UU Nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak. Ayat 1 tentang persetubuhan dengan ancaman dan kekerasan, dan akan ditambahkan ayat 3 karena dilakukan lebih dari satu orang. “Ancaman hukuman 5 sampai 15 tahun penjara atau denda Rp 5 miliar,” pungkasnya. (hel/b)

Click to comment

Tinggalkan Balasan

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

The Latest

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top