Pariwara
Metro Kendari

Zakat Fitrah Tertinggi Rp 42 Ribu, Terendah Rp 19 ribu Per Jiwa

ZAKAT : Plt Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir (dua dari kiri) memimpin rapat penetapan zakat fitrah Kota Kendari, Kamis (24/5). Besaran zakat ditentukan tertinggi sekira Rp 42 ribu per jiwa. Ketua PHBI Kendari, Alamsyah Lotunani (kiri), Kepala Kemenag Kota Kendari, Samsuri (tiga dari kanan) dan Kabag Kesra Kota Kendari, Abdul Rauf (kanan) hadir dalam rapat tersebut. Foto: LM Syuhada Ridzky/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Pemerintah Kota Kendari menetapkan zakat fitrah 1439 Hijirah ini. Nilainya sedikit meningkat dari zakat tahun sebelumnya. Besaran zakat tertinggi adalah Rp 42 ribu dan terendah Rp 19 ribu per jiwa. Besaran zakat itu diputuskan dalam rapat bersama Pemkot Kendari, Kemenag Kota Kendari, Baznas, Panitia Hari Besar Islam (PHBI), camat, lurah dan pengurus masjid di Kota Kendari, Kamis (24/5).

Plt Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan nilai zakat yang diputuskan yakni Rp 42 ribu per kepala sudah menurut perhitungan cermat harga kebutuhan pokok dan pendapatan masyarakat. “Zakat fitrah ini adalah ketentuan wajib bagi kita umat Islam, jadi mari sama-sama menunaikannya,” ujarnya saat memimpin rapat di ruang pola Kantor Wali Kota Kendari.

Ketua PHBI Kendari, Alamsyah Lotunani mengatakan nilai zakat yang akan dibayar setiap individu umat muslim disesuaikan dengan pangan yang dikonsumsi. Warga yang mengonsumsi beras kelas I atau beras Pandan Wangi maka nilai zakat yang harus dibayar sebesar Rp 42 ribu atau setara 3,5 liter beras. Sedangkan warga yang mengonsumsi beras kelas II setara dengan kualitas beras kepala dan super, besarannya yakni Rp 31 ribu.

Kemudian untuk warga yang mengonsumsi beras kelas III atau setara kualitas beras ciliwung dan beras dolog, mereka harus mengeluarkan zakat sebesar Rp 29 ribu. “Bagi warga yang sehari-harinya mengonsumsi jagung, sagu, dan umbi-umbian, maka harus mengeluarkan zakat sebesar Rp 19 ribu per jiwa,” ungkap mantan Sekot Kendari itu.

Kabag Kesra Kota Kendari, Abdul Rauf menuturkan penyetoran zakat dilakukan di masjid-masjid terdekat. Sebab disana sudah ada amil zakat. “Mulai besok sampai dengan sebelum khatib turun dari mimbar salat idul fitri, masyarakat sudah bisa membayar zakat,” ujarnya. (ely/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top