Pariwara
Konawe Utara

Pemkab Konut Identifikasi Penyebab Banjir

Raup, S.Ag

KENDARIPOS.CO.ID — Pemerintah kabupaten Konawe Utara (Konut) mulai memikirkan langkah konkrit mengantisipasi munculnya banjir bandang di masa depan. Ruksamin dan Rauf tidak ingin kejadian serupa terulang kembali. Hanya saja, saat ini, hal terpenting adalah membantu dulu korban banjir.

“Solusi jangka pendek untuk saat ini, kami memberikan pertolongan lebih awal pada warga pasca banjir. Dengan memberikan sejumlah bantuan sesuai kebutuhan mereka,” ungkap Rauf, wakil bupati Konut, rabu (23/5).

Sementara langkah jangka panjang, lanjut dia, akan diidentifikasi penyebab banjir secara komprehensif. Pasalnya, kondisi geografis wilayah yang terkena banjir berada pada posisi ketinggian dengan radius sungai dari lokasi banjir berada pada bentangan 1 kilometer.

“Sebenarnya kami agak heran, kenapa bisa terjadi. Tapi ini semua kita kembalikan pada Allah SWT. Yang jelas banjir bandang yang datang sudah menjadi kehendak Tuhan. Tentunya ada hikmah dari kejadian itu,” jelasnya.

Soal kemungkinan adanya peran tambang dan perkebunan sawit dalam munculnya banjir, menurutnya harus dipertimbangkan dulu. Sebab, menurutnya, perkebunan sawit itu berada di wilayah barat, muara airnya di sungai Lalindu. Sedangkan pertambangan beroperasi di wilayah timur. Nah, banjir tanggal 21 itu sumber airnya dari sungai Wacubobotoli dan sungai Meseu. “Kedua sungai inilah yang meluap sehingga banjir besar terjadi. Disana tidak ada eksploitasi baik perkebunan kelapa sawit maupun pertambangan. Hutannya masih asri dan lebat. Makanya, kami sempat bertanya-tanya, bagaimana banjir bisa terjadi,” ungkapnya.

Sementara itu, Pj Gubernur Sultra, Teguh Setyabudi berencana akan turun langsung untuk melihat perkembangan masyarakat yang menjadi korban banjir di Konawe Utara. Selain itu, pihaknya juga sudah menginstruksikan semua organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk segera memberi bantuan.

“Saya sudah sampaikan sejak awal banjir, kalau Pemprov Sultra sangat prihatin dengan masalah ini. Kami sudah memberikan bantuan,” ungkap Teguh Setyabudi saat ditemui usai melakukan kunjungan kerjaa di Buteng, Rabu (23/5).

Dia sudah memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan PU Bina Marga untuk memberi bantuan di Konawe Utara. Mereka diharapkan dapat berkoordinasi dengan Basarnas dan Pemkab Konut terkait hal-hal yang mesti dilakukan. “Kita utamakan dulu pertolongan kepada masyarakat, agar dapat meminimalisir jumlah korban jiwa. Kita harus serius untuk menangani persoalan ini. Utamanya perhatian terhadap para pengungsi,” imbuhnya. (b/hel/myu)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top