Space Iklan
Pariwara
Politik

Kampanye di Mesjid, Kandidat Bisa Dipidana

Ilustra

KENDARIPOS.CO.ID — Masa kampanye Pilkada 2018 bertepatan dengan bulan ramadan. Agar kandidat tidak memanfaatkan kegiatan ibadah untuk kampanye, Panitia pengawas Pemilu (Panwaslu) Kolaka memperketat pengawasan. Hal ini untuk mengantisipasi adanya kampanye terselubung yang dibungkus kegiatan ibadah

Ketua Panwaslu Kolaka, Juhardin telah mewanti-wanti kandidat maupun tim sukses untuk tidak melakukan kampanye terselubung di rumah ibadah selama Bulan Ramadan. Bagi yang melakukan larangan tersebut kata dia, akan dikenakan sanksi.

“Setiap kegiatan Paslon selama ramadan akan menjadi fokus pengawasan Panwas untuk memastikan ada tidaknya kampanye terselubung. Bila terbukti ada kampanye di luar jadwal atau dilakukan di masjid, maka sanksi pidana akan menanti yang bersangkutan,” tegasnya rabu (23/5).

Untuk terhindar dari sanksi kata dia, pihaknya menghimbau agar larangan tersebut dipatuhi Dengan begitu, Pilkada Kolaka bisa berjalan lancar dan aman tanpa pelanggaran.

“Mari kita sama-sama menciptakan Pilkada 2018 yang baik dan benar. Olehnya itu, agar itu terwujud, kami mengingatkan kepada paslon atau tim sukses untuk menjaga diri dengan tidak melakukan pelangaran tersebut,” pesannya. (c/fad)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top