Pariwara
Muna

Atasi Kebocoran Air, PDAM Muna Gandeng BUMDes

KENDARIPOS.CO.ID — PDAM Tirta Dharma Muna terus berupaya menekan angka kebocoran air. Data tahun 2017 lalu menyebutkan, perusahaan daerah ini mencatat angka kehilangan air mencapai 28 persen lebih atau sekitar 29 ribu kubik dari total produksi mencapai 1 juta kubik. Jika dikonversi ke rupiah kerugiannya diakumulasikan sekitar Rp 1 miliar.

Upaya menekan kebocoran air itu akan melibatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kendati itu baru sebatas rencana, namun PDAM menilai langkah tersebut akan efektif. “Artinya kami ingin upaya pengawasan sampai ke tingkat paling bawah. BUMDes berinteraksi langsung dengan pelanggan. Jadi jika bekerja sama dengan mereka, pasti sisi pengawasannya meningkat,” yakin Nuryayat Fariki, Direktur Utama PDAM Tirta Dharma Muna, rabu (23/5).

Pria yang akrab disapa Yayat ini mengakui, rencananya tersebut belum memiliki payung hukum. Regulasi yang mengatur kerja sama tersebut masih perlu dikaji lebih jauh. Meski begitu, ia berpendapat rencananya tak akan berbenturan dengan aturan. “Justru akan saling menguntungkan. Kami akan berikan presentasi kepada BUMDes sebagai kompensasi kerja sama,” jelasnya.

Kerja sama yang dimaksud Yayat ialah pada tataran penagihan pembayaran pelanggan. BUMDes tidak akan mengurusi persoalan teknis perpipaan ataupun kualitas air. “Kalau itu masih akan ditangani PDAM. Mereka hanya akan menagih saja,” sambungnya. Sejauh ini, Yayat mengaku sudah melakukan penjajakan pada masing-masing desa di Kecamatan Watoputeh. “Mereka sambut positif. Saya yakin desa lain juga akan sama. Tapi prosesnya masih panjang,” pungkasnya. (c/ode)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top