Pariwara
Konawe Kepulauan

Proyek Kantor Bupati Konkep Dilanjutkan Lagi

Mahyun Halulanga

KENDARIPOS.CO.ID — Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) menuntaskan proyek kantor bupati di daerah itu, kembali direalisasikan. Tahun ini, proyek yang dimulai pengerjaaanya sejak 2015 lalu, kembali disuport anggaran Rp 8 miliar. Anggaran yang bersumber dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) 2018 itu, akan menuntaskan dinding dan kap atas bangunan perkantoran yang dibangun di Desa Bukit Permai, Kecamatan Wawonii Barat.

Saat ini, Pemkab Konkep tinggal menunggu pemenang tender untuk mengerjakan proyek yang sudah menghabiskan anggaran hingga Rp 19,5 miliar. “Kalau bukan akhir bulan ini, kemungkinan awal Juni nanti akan dimulai kelanjutan pengerjaannya,” kata Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Setkab Konkep, Mahyun Halulanga, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (22/5).

Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kendari itu menjelaskan, saat ini Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Konkep, sementara membenahi akses jalan menuju lokasi proyek perkantoran yang sempat mandek tahun 2017 lalu. Kata Mahyun, tidak ada alasan Pemkab Konkep untuk tak menuntaskan pusat perkantoran yang dibangun dimasa Pelaksana Jabatan (Pj) Bupati Konkep, Nur Sinapoy, 2015 lalu.

“Bupati Konkep, H. Amrullah sudah memerintahkan ke kami, pembangunan perkantoran bupati di Desa Bukit Permai merupakan jawaban dari rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) dan visi misi beliau sebagai satelit perkantoran. Tidak bisa tak diselesaikan,” janjinya. Ia mengatakan, proyek yang sudah menghabiskan anggaran puluhan miliar tersebut harus dituntaskan.

Jika dibiarkan terbengkalai, proyek tersebut akan menyerupai Hambalang. “Ini harus dilanjutkan dan harus diselesaikan. Persoalan mau dipindahkan, itu belakangan. Yang penting tuntas dulu,” jelasnya. Sejauh ini, Kabag Pemerintahan itu, belum juga mendengarkan lisan Bupati Konkep, H. Amrullah untuk membangun gedung baru di lokasi berbeda. “Belum pernah ada ucapan bupati kepada saya, akan memindahkan lokasi perkantoran,” cetusnya.

Kata dia, sejauh ini, proyek yang sudah menyerap anggaran miliaran itu, tidak ada temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra). Dia menambahkan, untuk menuntaskan proyek tersebut, masih membutuhkan anggaran sekira Rp 26 miliar. “Alhamdulillah sejauh ini tak ada temuan BPK, meski proyek tersebut sempat mandek tahun 2017 lalu, akibat adanya akses pemboikotan jalan. Sehingga anggarannya dialihkan ke instansi lain. Kemungkinan tahun 2020, bangunan ini bisa difungsikan,” jelas Mahyun. (b/san)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top