Pariwara
Kolom

Mencontoh Allah, Oleh : La Ode Diada Nebansi

La Ode Diada Nebansi

KENDARIPOS.CO.ID — Allah itu kan tidak makan. Berarti, kalau kita dengan sengaja menahan diri untuk tidak makan, maka, sesungguhnya kita ingin mencoba merasakan, sekaligus bertindak seperti (salah satu dari) sifat Allah. Rasanya? Lapar itu ternyata tidak enak. Lha, apakah Allah juga merasakan perasaan tak enak oleh karena tidak makan? Yah, ndak mungkinlah. Kenapa? Puasa bukanlah memindahkan waktu makan siang ke sore hari. Puasa juga bukan mempercepat sarapan pagi ke waktu sahur. Bukan begitu.

Kita singkat saja. Bahwa, Puasa adalah menahan diri. Setelah dipikir-pikir, dipikir panjang-panjang, dilamunkan, diolah, dikaji, ternyata, kita amat sangat beruntung dengan bulan Puasa. Untung ada bulan Ramadan. Bayangkan sebanyak 12 bulan setahun tak ada bulan Ramadannya. Bayangkan, bagaimana jadinya pengelolaan diri kita selama setahun jika tak ada bulan Ramadannya. Andai bulan Ramadan tak ada, maka yang berwatak korup, tak akan pernah merefleksi tindakannya. Di bulan Ramadhan, seorang yang berwatak korupsi akan bilang begini: “Saya ini sebenarnya telah bertindak korup, dan untung saja tidak ditahu KPK. Mumpung saya masih riki bulan Ramadan tahun ini, saya mau tobatmiiiii. Satia maumi ulangi”.

Tapi, bila tak ada bulan Ramadan dalam setahun, maka orang yang berwatak korupsi akan bilang begini: “Ayo dong kita buat kunjungan kerja. Mana yang menguntungkan, SPPD dalam kota atau luar kota? Kita buat SPPD dalam daerah saja yah? Uang sakunya kan relatif sama. Sayang, uang ini kalau kita tidak gunakan pasti kembali ke negara juga. Kita carikan program supaya habis”. Pemikiran yang terakhir ini, benar-benar tak ada perasaan berdosa. Dikiranya, uang negara tak bertuan. Seolah-olah, mengkorup uang negara, tak ada dosanya. Nah, dengan bulan Ramadan, akan muncul refleksi diri bahwa uang negara itu adalah uang rakyat. Dan, mengkorup uang rakyat adalah dosa.

Kalau juga tak bisa merefleksi diri, maka para penceramah taraweh, akan membahasnya lebih detail lagi bahwa kalian sesungguhnya berlumuran dosa. Kalian tak pernah sadar dan karena itu, sadarlah di Ramadan ini. Untung ada bulan Ramadan. Bayangkan jika 12 bulan itu tak ada Ramadannya. Bayangkan jika 12 bulan itu tak punya waktu untuk melakukan siraman rohani, tak punya waktu untuk bersedekah, tak punya waktu untuk berzakat.

Untung ada bulan Ramadan. Kalau tidak, 5 sampai 10 duafa dalam sehari yang diterbitkan Kendari Pos, tak bisa dibelanjakan oleh para penderma. Jika Allah tidak menetapkan Ramadan sebagai bulan puasa, mana mungkin La Kepe, duda miskin yang sudah renta bisa berbelanja di Hypermart. Tanpa Ramadan, mana mungkin Wa Ndia, janda miskin yang tinggal di Punggolaka, Kendari punya ilmu baru: bisa naik tangga eskalator. Semua ini, karena kebaikan hati penderma, dan penderma berbaik hati karena Ramadan. Jadi, untung ada Ramadan.

Kalau diperluas lagi, sesungguhnya juga, penduduk dunia ini juga diuntungkan dengan Islam. Islam mengharamkan perempuan yang hanya pakai bikini. Islam melarang perempuan mengumbar auratnya. Lihatlah, negara-negara yang mayoritas non muslim, dimana kita bisa menyaksikan perempuan dengan pakaian amat sangat minim.

Bayangkan, jika tak ada Islam. Bisa-bisa, “mojiiha” (aurat yang terlarang) terumbar bebas dan dianggap tidak melanggar agama, yang sudah barang tentu akan berefek pada kehidupan sosial masyarakat. Nah, dengan bulan Puasa, hal-hal seperti ini juga bisa teratasi. Kalau ada perempuan yang tampil mengumbar aurat? Yah, tutup mata to. Kalau mendadak lihat, dan atau tak sengaja lihat? Yah, istighfar to. Kalau tak bisa dihindari? Ya, terserah. Urut dada boleh. Menengadah ke atas boleh. Mau telan-telan air liur juga silakan. Tapi, yang terakhir ini sebaiknya tanya ustadz. (f:ongginebansi)

Click to comment

Tinggalkan Balasan

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

The Latest

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top