Pariwara
Politik

Gegara Postingan FB, Delapan ASN Terancam Dijatuhi Sanksi

Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Ini peringatan bagi aparatur sipil negara (ASN) yang aktif di medis sosial (Medsos). Hanya lantaran me-like dan memosting status dukungan pada pasangan calon (Paslon) di FB, mereka harus berurusan dengan panitia pengawas Pemilu (Panwaslu) Wakatobi. Akibatnya, delapan pamong pemerintah ini terancam dijatuhi sanksi. Kasus para abdi negara ini telah dilaporkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Koordinator Divisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran Panwaslu Kabupaten Wakatobi, La Ode Januria mengatakan dari hasil kajian kedelapan ASN telah terbukti melanggar. “Jenis Pelanggarannya berbeda-beda, yakni memposting, me Like, berfoto bersama dan komentar politik di medsos facebook. Bahkan berfoto bersama calon gubernur (Cabub) Sultra,” jelasnya.

Ia menerangkan, laporan ke delapan orang abdi negara tersebut, kini telah masuk dan diterima pihak KASN. Selain itu, satu orang PNS telah direkomendasikan ke Pemkab agar segera diberikan sanksi. Sementara yang lainnya, masih dalam tahap proses. “PNS yang diduga melanggar ini ada yang berprofesi sebagai guru, pegawai Sekretariat Derah Wakatobi, Staf Dinas PU, pegawai Dinas Pemuda dan Olahraga, dan Staf pegawai Dinas Pendapatan,” tambahnya.

Teguran ini juga dipertegas dengan surat rekomendasi dari KASN yang terbit, 29 Maret 2018 rabu (16/5). Perihal adanya pelanggaran kode etik dan perilaku ASN di lingkup Pemkab Wakatobi. Dimana telah melanggar PP No 11 Tahun 2017 tentang manajemen pegawai negeri sipil, yang mengacu pada ketentuan PP No 42 tahun 2014 tentang pembinaan jiwa korps dan kode etik PNS.

Dalam surat tersebut juga KASN meminta Bupati Wakatobi agar memberikan sanksi moral berupa pernyataan secara terbuka kepada salah satu oknum ASN, dengan waktu yang diberikan selambat-lambatnya 14 hari.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Kabupaten Wakatobi, La Ode Muhammad Arifin berharap agar Pemkab Wakatobi patuh dan mau mengindahkan surat rekomendasi KASN tersebut. “Kita juga telah meminta agar KASN memberikan sanksi kepada 8 orang ASN yang telah kita laporkan. Karena kita tahu bersama bahwa yang berhak itu adalah KASN. Lalu kemudian disampaikan kepada bapak Bupati, selaku pembina kepagawaian di daerah ini, untuk memberikan sanksi sesuai dengan rekomendasi yang di keluarkan KASN,” tambahnya.

Pihaknya berharap ada tindak lanjut dari Pemda Wakatobi dalam hal ini Wakatobi-1 untuk memberikan teguran hingga sanksi kepada para ASN yang diduga telah melakukan pelanggaran ini. (b/thy)

Click to comment

Tinggalkan Balasan

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

The Latest

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top