Pariwara
Ekonomi & Bisnis

Awal Ramadan, Harga Bahan Pokok Naik

KENDARIPOS.CO.ID — Satu persatu, harga kebutuhan pokok, naik. Cabai merah besar, daging dan beras, adalah sejumlah kebutuhan pokok yang sudah mengalami kenaikan harga, 4 hari sebelum Ramadan.

Penjual daging di Pasar Basah Mall Mandonga, Oki mengakui, adanya kenaikan harga jualannya. Dia mengatakan, kenaikan tersebut disebabkan karena permintaan juga naik, terlebih mendekati Ramadan ini. Bahkan, kenaikan harga jual daging sapi juga dipicu naiknya harga 1 ekor sapi yang dibeli dari Konawe Selatan. “Naik memang harga daging, sejak hari Senin sudah naik. Bagaimana tidak naik, harganya juga naik. Masa kita mau rugi?” katanya, rabu (16/5).

Menurut Oki, saat ini harga daging sapi per kilo gramnya sudah mencapai Rp 120.000. Pekan lalu, harganya masih bisa didapat Rp 110.000 per kilogram. Namun, sejak Senin (14/5) lalu, harga daging sapi langsung naik di angka Rp 115.000 hingga Rp 120.000. Kenaikan harga terjadi pula pada cabai merah besar. Penjual cabai merah, Wa Nani yang berjualan di Pasar Korem, mengatakan, saat ini harga cabai merah besar per kilo gramnya mencapai Rp 50.000. Sedangkan harga cabai rawit dan cabai keriting, harganya kurang lebih masih sama dengan bulan sebelumnya, yakni Rp 30.000 per kilogram untuk cabai rawit dan cabai keriting Rp 40.000 per kilogram.

“Ada juga yang jual lombo (cabe-red) besar di bawah harga Rp 50.000 per kilogram, tapi itu jualan sebelumnya. Artinya, stok lama dengan harga masih Rp 500.000 perkarung. Tapi rata-rata sekarang ini harga lombo sudah naik sampai Rp 50.000 per kilogram. Kita beli harganya per karung bukan lagi Rp 500.000, tapi sudah di atasnya. Kalau kita jual harga lama, kita rugi mi itu,” jelasnya.

Sementara itu, harga bawang merah dan bawang putih, masih berada di kisaran Rp 40.000 dan Rp 35.000 per kilogram. Kata Ina, harga bawang sudah tidak turun sejak 2 bulan lalu. Stagnan di harga Rp 40.000 untuk bawang merah dan Rp 35.000 untuk bawang putih. “Tidak naik harganya, tapi tidak turun-turun mi sejak 2 bulan lalu,” jelasnya.

Untuk beras, juga mengalami kenaikan. Penjual beras, Pegi mengaku, harga beli beras per karungnya sudah naik sejak akhir bulan April. Karenanya, ia pun menjual dengan harga di atas. Misalnya, beras ciliwung yang sebelumnya hanya Rp 9.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp 9.700 per kilogram. Beras Konawe pun demikian. Saat ini sudah seharga Rp 9.850 per kilogram.

Kadis Perindag Sultra, Siti Saleha mengatakan, kenaikan harga bahan pokok sudah terjadi sejak Senin (14/5) lalu. Padahal, pekan lalu harga beberapa bahan pokok yang dominan sering naik, masih berada di angka rata-rata. Saleha menyebut, harga daging yang pekan lalu, masih ada di harga Rp 110.000 per kilogram, naik Rp 112.500 per kilo gram sejak Senin (14/5) lalu.

“Contohnya saja daging sapi. Bulan Maret, harganya masih Rp 110.000 per kilogram. Sekarang ini sudah di atasnya yaitu Rp 115.000 per kilogram. Kita rata-ratakan, berdasarkan hasil operasi pasar internal kami, di 5 pasar rujukan di Kota Kendari seperti Baruga, Mandonga, Wuawua, Anduonohu dan pasar kota, per tanggal 16 Mei 2018, harga daging sapi murni Rp 113.750 per kilogram. Agak turun dibanding tanggal 15 Mei 2018, itu Rp 116.250 per kilogram. Jadi memang naik turun kenaikannya, tapi kemungkinan naik lebih sering terjadi,” tutup Saleha. (Ind/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top