Pariwara
Politik

Parah ! 230 Warga Dua Desa di Konkep Tak Masuk DPT

Ketua Panwaslu Konkep, Nur Rahmat

KENDARIPOS.CO.ID — Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Konawe Kepulauan (Konkep) menyayangkan kinerja petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) di Desa Kekea dan Desa Waturai Kecamatan Wawonii Tenggara. Berdasarkan hasil monitoring Panwas di dua wilayah ini, menemukan 230 wajib pilih yang tidak masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT). Bila tidak segera didata, mereka terancam tidak bisa menyalurkan hak pilihnya pada pemilihan gubernur (Pilgub) Sultra tanggal 27 Juni mendatang. “Hasil indentivikasi kami di Desa Kekea dan Desa Waturai, masih ada 230 warga yang tidak masuk dalam DPT. Padahgal mereka ini memenuhi syarat untuk masuk di DPT seperti memiliki kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK),” beber Nur Rahmat, Ketua Panwaslu Konkep saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (15/5/2018).

Nur Rahmat lalu merinci warga yang belum terdata di dua desa tersebut. Di Desa Kekea lanjut dia, wajib pilih yang belum sempat didata sebanyak 132 orang. Sedangkan di Desa Waturai sebanyak 98 orang. Temuan ini merupakan hasil monitorong Panwas. Kebetulan dua desa ini dijadikan sampel monitoring Panwaslu untuk mengidentivikasi warga di Pulau Wawonii yang tidak masuk dalam DPT. “Kecamatan Wawonii Tenggara ini, hanya sebagai sampel Panwaslu. Kami juga berharap KPUD bisa mengambil langkah-langkah, sehingga wajib pilih di tujuh kecamatan dan 96 desa dan kelurahan yang ada di Pulau Wawonii. Sebab tidak menuntup pemungkinan masih ada warga yang belum terakomodir,” tandasnya.

1 of 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top