Pariwara
Buton Utara

DAK Butur 2018 Belum Cair

Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Masa anggaran triwulan II telah berlajan. Namun dana alokasi khusus (DAK) yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tahun 2018 hingga kini belum ditransfer termasuk di Kabupaten Buton Utara (Butur). Tahun 2018 ini, daerah kendali Bupati, Abu Hasan, mendapatkan jatah Rp 100 miliar lebih. “Penyebabnya ada regulasi baru yang diterbitkan Bendahara Umum Negara. Skema pelaporannya berubah. Jika sebelumnya dikoordinir keuangan daerah, sekarang tidak lagi. Semua pelaporannya dilimpahkan ke organisasi perangkat daerah masing-masing yang mendapat dana alokasi khusus. Imbasnya, terjadi keterlambatan,” ujar Kepala Badan Keuangan Daerah Butur, Tasir, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (9/5) lalu.

Mantan Kepala DPMD Butur itu mengungkapkan, tugas Badan Keuangan kini hanya memfasilitasi serta memantau proses pelaporan DAK. Kini, satuan kerja perangkat daerah memiliki user dan password untuk mengakses dan mengisi pelaporan DAK. “Kita sudah surati semua OPD untuk mengajukan permohonan ke keuangan daerah. Kemudian, kami berikan user dan passwordnya,” terang Tasir.

Ia mengungkapkan, jumlah dana alokasi khusus masuk di Butur tersebar pada berbagai organisasi perangkat daerah. OPD terbanyak mendapatkan jatah DAK adalah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Pendidikan dan Kesehatan. “Belum turunnya DAK, tentunya memengaruhi serapan anggaran. Kendati demikian, semua OPD ditekan agar segera melakukan lelang paket bersumber dari DAK. Utamanya, anggaran yang besar kalau tidak dilelang, pelaporan tak terpenuhi. Itu dibutuhkan pemerintah pusat ketika sudah lelang dan kontrak harus segera diteken,” tandasnya. (b/had)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top