Pariwara
Bau-bau

Penyaluran Rastra di Baubau tak Tepat Sasaran

KENDARIPOS.CO.ID — Alokasi beras sejahtera (Rastra) sebagai program pemerintah pusat, sejatinya dimaksudkan untuk meringankan beban masyarakat miskin. Makanya, dalam proses pendistribusian, warga penghasilan rendah menjadi prioritas untuk mendapatkan. Sayangnya, hal itu belum berlaku sepenuhnya di Kota Baubau. Masih ada warga kurang mampu yang tidak kebagian Rastra. Sorotan tersebut diungkapkan Anggota DPRD Kota Baubau, La Ode Ary Priady Annas.

“Pendistribusian Rastra dibeberapa kelurahan belum sepenuhnya tepat sasaran. Masih ada warga miskin yang belum mendapatkannya,” ungkap Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu, senin (7/5). Legislator pengganti Roslina Rahim itu mengaku mendapat informasi tersebut saat dirinya menggelar reses di Kelurahan Bukit Wolio Indah dan Kelurahan Wangkanapi, Kecamatan Wolio, baru-baru ini.

Beberapa konstituen mengeluhkan persoalan pembagian Rastra yang tidak didistribusikan secara tepat. “Dari tiga titik yang saya kunjungi, ada fenomena memprihatinkan, yakni soal pembagian Rastra yang tidak merata itu,” ulangnya. Parahnya lagi, masyarakat yang tidak mendapatkan Rastra tersebut merupakan warga miskin yang sudah renta. “Justru yang mendapatkan bantuan adalah warga mampu. Sementara ada banyak janda tua yang seharusnya jadi prioritas penyaluran Rastra, malah tidak dapat. Inikan tidak adil,” sorotnya.

Ia mendesak pihak terkait agar melakukan verifikasi ulang data warga miskin di Baubau. Sehingga penyaluran bantuan dapat dilakukan dengan baik dan tepat sasaran. “Sepertinya ini sudah berlangsung lama. Kemungkinan besar, warga miskin yang digunakan adalah data lama. Kemudian, pada para lurah yang memang mengetahui betul kondisi warganya, jangan coba-coba untuk bermain. Jangan yang mampu mendapatkan bantuan, tapi warga miskin malah tidak dapat,” pungkasnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Sosial Kota Baubau, La Ode Zulkifli, berdalih, jika ada kesalahan penyaluran Rastra, maka hal itu merupakan tanggung jawab dari kelurahan. Sebab, data warga miskin yang diajukan Dinas Sosial ke pusat untuk mendapatkan bantuan tersebut diperoleh dari kelurahan. “Kalau memang seperti itu, maka lurahnya harus memverifikasi ulang data. Kemudian laporkan kembali pada kami untuk kita lanjutkan ke pusat,” tutupnya. (b/ahi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top