Pariwara
Wakatobi

Mantap! Wakatobi Masuk Program Laboratorium Inovasi

Bupati Wakatobi H. Arhawi dan
Wakil Bupati Wakatobi Hj. Ilmiati Daud

KENDARIPOS.CO.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wakatobi patut berbangga. Pasalnya, dari 500 lebih kabupaten/kota di seluruh Indonesia, hanya ada 11 daerah yang terpilih menjadi pusat pengembangan laboratorium inovasi oleh pemerintah pusat. Wakatobi sebagai daerah yang masuk 10 top prioritas nasional ini menjadi salah satunya.

Program tersebut merupakan prioritas nasional sesuai peraturan presiden nomor 79 tahun 2017 tentang rencana kerja pemerintah tahun 2017. Setelah terpilih, daerah dalam kendali Bupati, H. Arhawi ini menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama Lembaga Adiministrasu Negera (LAN). Kerja sama ini ditandatangani Kepala LAN yang diwakili Kepala Pusat Kajian Pendidikan dan Pelatihan Aparatur, Muh. Firdaus dan Wakil Bupati Wakatobi, Ilmiati Daud, baru-baru ini.

Selain penandatanganan nota kesepahaman, pihak LAN juga memberikan materi pada para kepala dan staf Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Wakatobi selama tiga hari hingga Sabtu (5/5/2018). Wakil Bupati Wakatobi, Ilmiati Daud mengapresiasi penetapan otoritanya sebagai lokasi laboratorium inovasi. Ia berharap, output kegiatan dapat meningkatkan kinerja Pemkab dalam memberikan pelayanan publik.

“Mudah-mudahan ini kita bisa pikul bersama untuk menjawab visi Wakatobi sebagai kabupaten maritim yang sejahtera dan berdaya saing disemua sektor dan subsektor. Tentu saja harus dimanfaatkan dengan baik oleh pemerintah daerah,” harap Ilmiati. Di lain sisi, penyelenggara kegiatan dari LAN, Lukman, menuturkan, pihaknya diberi tugas menjalankan program prioritas nasional. Salah satunya dilakukan di Wakatobi dalam membantu pengembangan SDM khususnya aparatur sipil negara (ASN) dalam menumbuhkembangkan pelayanan publik dan daya saing daerah. “Karena keterbatasan APBN, tahun ini baru dipilih 11 kabupaten/kota dari seluruh Indonesia. Wakatobi salah satunya terpilih merepresentasikan Sultra bahkan PulauSulawesi. Di kawasan Timur Indonesia hanya empat yang masuk diantaranya, Wakatobi, Minahasa Utara, Kota Jaya Pura dan Kota Sorong,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Kajian Pendidikan dan Pelatihan Aparatur, Muh. Firdaus, menuturkan, inovasi pada sektor publik masih relatif baru, masyarakat masih belum percaya sepenuhnya bahwa pemerintah bisa berinovasi. “Dan Wakatobi terpilih karena dinilai mampu menyukseskan promosi secara real. Kerja sama ini akan berlanjut dengan berbagai macam kegiatan lain. Ini akan dijalankan di setiap SKPD dalam meningkatkan pelayanan publik yang baik,” ungkapnya. Hadirnya program ini sekaligus untuk membuktikan pada masyarakat jika Pemkab mampu melakukan perubahan. “Itu alasan utama dipilihnya Wakatobi. LAN berupaya membantu OPD berakselerasi agar inovasi lebih merata,” tandasnya. (b/thy)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top