Pariwara
Bombana

Elpiji 3 Kg Langka, Disperindag Bombana Bidik Agen

KENDARIPOS.CO.ID — Langkanya tabung gas 3 kilogram (Kg) di Kabupaten Bombana sejak tiga pekan lalu, membuat Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperas (Disperindagkop) mengagendakan inspeksi mendadak (Sidak). Dalam Sidak tersebut Disperindakop bersama Satpol PP akan mendatangi beberapa agen. Bila ditemukan ada agen yang melakukan tindakan pelanggaran, termasuk penimbunan maka akan dilakukan pencabutan izin.

Kepala Disperindagkop Pemkab Bombana, Kasim, yang ditemui di ruang kerjanya, Senin (7/5) membenarkan, daerah itu kini defisit elpiji 3 Kg. “Kurang lebih tiga minggu gas 3 Kg sangat langka dan meresahkan masyarakat. Karena hampir seluruh warga di Bombana khususnya di ibu kota Rumbia tak lagi menggunakan minyak tanah dan telah beralih ke pemakaian elpiji,” paparnya. Dampak langkanya gas melon tersebut membuat nilai jual sudah di atas harga eceran tertinggi (HET), antara Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu pertabung. Padahal seharusnya HET di Sultra adalah hanya Rp 21 ribu.

“Dalam waktu dekat kami akan lakukan Sidak disetiap agen yang memiliki izin. Harapannya, kelangkaan di Bombana segera pulih kembali,” paparnya. Kepala Bidang Perdagangan Disperindakop Bombana, Abdul Hajar Aswad, menjelaskan, pihaknya akan melibatkan Satpol PP dalam inspeksi tersebut. “Semua agen akan kami periksa apakah ada penimbunan atau tidak yang membuat elpiji langka. Bila kami temukan seperti itu, maka agen tersebut akan segera ditindak tegas, dengan melakukan pencabutan izin,” ancamnya. (b/kmr)

Click to comment

Tinggalkan Balasan

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

The Latest

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top