Pariwara
Konawe Selatan

Wabup Minta Pasokan Listrik Konsel Bertambah

KAMALUDDIN/KENDARI POS
LISTRIK : Wabup Konsel, H. Arsalim Arifin (kiri) bersama Pj Gubernur Sultra, H. Teguh Setyabudi (tengah) dan petinggi PLN wilayah Sulseslbar usai membahas penambahan pasokan listrik pada area industri di wilayah tersebut.

KENDARIPOS.CO.ID — Usaha untuk mendorong pembangunan kawasan industri pertambangan di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) sedang diupayakan pemerintah setempat. Khususnya dalam menunjang pasokan listrik terhadap perusahaan nikel yang ada di wilayah tersebut. Wakil Bupati Konsel, H. Arsalim Arifin yang baru saja menghadiri forum Smelter PLN 2018 di Kendari, akhir pekan lalu, mengungkapkan hal tersebut. Dalam pertemuan yang dibuka langsung Pj Gubernur Sultra, H. Teguh Setyabudi, tersebut sekaligus dilakukan penandatangan Memorandum Of Understanding (MoU) antara sebuah perusahaan pemurnian nikel di Kecamatan Palangga, Kabupaten Konsel dengan pihak PLN.

“Forum smelter ini digelar bertujuan sebagai ajang berbagi informasi dan komunikasi antara PLN, pemerintah kabupaten dan perusahaan industri smelter untuk memperoleh gambaran menyeluruh tentang kesiapan wilayah dan PLN dalam penyediaan pasokan energi listrik. Ini untuk mendukung iklim investasi terkhusus pada bidang industri smelter di Sultra maupun kebutuhan listrik masyarakat hingga ke pelosok desa,” ungkap Direktur Bisnis PLN Sulselbar, Syamsu Huda, dalam pertemuan itu, akhir pekan lalu.

Menurutnya, dari hasil perhitungan potensi listrik di Sultra, bisa menghasilkan 3.370 MW. Jika dikembangkan, maka permasalahan defisit kelistrikan dengan pemadaman bergilir, tak akan terjadi lagi. “Semoga melalui forum ini bisa menghasilkan kesepakatan dandukungan penuh pihak Pemprov maupun Pemkab se-Sultra. Kami siap memenuhi kebutuhan listrik tersebut bersama tim ahli dengan jumlah tak terbatas. Apalagi, saat ini kondisi kelistrikan kita sedang surplus,” jelasnya.

Pj Gubernur Sultra, H. Teguh Setyabudi mengatakan, Pemprov berkomitmen dan mendukung penuh program PLN di wilayah Sultra dalam pemenuhan pasokan listrik. Apalagi itu merupakan kebutuhan mendasar dan bagian dari langkah strategis pemerintah melalui PLN Sulselbar yang sangat berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Sultra secara luas. “Ini sejalan dengan target Pemprov, diakhir 2018 seluruh desa se-Sultra wajib dialiri listrik hingga ke pelosok. Saya juga minta para pelaku industri agar memanfaatkan forum ini sebaik-baiknya dengan memberikan informasi terkait kebutuhan mendasar. Agar tidak terkendala lagi dengan masalah pemenuhan listrik,” paparnya.

Di tempat yang sama, Wakil Bupati Konsel, H. Arsalim Arifin, mengapresiasi dan berterima kasih atas kesediaan PLN Wilayah Sulselbar menunjang pasokan listrik pembangunan kawasan industri dan smelter perusahaan nikel di otoritanya. “Jika berjalan optimal, tentu berdampak baik terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kami sangat mengapresiasi komitmen Pj Gubernur untuk memenuhi ketersediaan pasokan listrik di wilayah Sultra termasuk Konsel,” ungkapnya.

Dengan terpenuhinya kebutuhan listrik di seluruh pelosok desa se-Konsel, diharapkan dapat memacu tingkat kesejahteraan masyarakat. “Itu sejalan dengan visi misi kami bersama Bupati, H. Surunuddin Dangga dalam membangun daerah dari pinggiran untuk mewujudkan Desa Maju Konsel Hebat,” tandasnya. (b/kam)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top