Pariwara
Konawe Kepulauan

Dinkes Konkep Lakukan Fogging

MURSALIN/KENDARI POS
FOGGING : Dinas Kesehatan Konkep melakukan pencegahan terhadap sebaran penyakit DBD dengan melakukan fogging pada beberapa kecamatan di Pulau Wawonii.

KENDARIPOS.CO.ID — Warga Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) diminta lebih intens memerhatikan kondisi lingkungannya. Pasalnya, dimusim penghujan yang melanda Pulau Wawonii akhir-akhir ini, penyakit demam berdarah dengue (DBD) mulai menyerang pada beberapa kecamatan di wilayah itu. Tercatat, sejak Januari hingga awal Mei 2018, sebanyak 10 orang yang ada di Kecamatan Wawonii Barat, Wawonii Timur dan Wawonii Tenggara, sudah menjalani perawatan di RSUD Konkep akibat terserang DBD.

Sementara, dua warga lainnya yang diduga juga terjangkit DBD di Kecamatan Wawonii Timur, bahkan langsung dirujuk ke salah satu rumah sakit di Kota Kendari, untuk menjalani perawatan intensif. Kepala Bidang Bina Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Konkep, Nur Aida, mengatakan, saat ini, pihaknya terus melakukan fogging (pengasapan) pada pemukiman penduduk di seluruh kecamatan untuk mencegah penyebaran nyamuk berbahaya.

“Sebenarnya, sebelum masuk musim penghujan ini, kami sudah harus melakukan fogging, tetapi anggarannya saat itu belum keluar,” ungkap Nur Aida, minggu (6/5). Wanita yang akrab disapa Neng itu menjelaskan, saat ini pihaknya sudah menuntaskan fogging pada lima kecamatan untuk mengantisipasi korban-korban lain akibat gigitan nyamuk aedes aegypti. “Tingal dua kecamatan lagi kami belum lakukan fogging. Kami utamakan kecamatan-kecamatan yang terkena DBD. Kalau sesuai anggaran, dalam satu kecamatan, dilakukan fogging dua desa. Tetapi kami lakuakan tiga desa dalam satu kecamatan. Insyaallah hari ini, kami akan tuntaskan fogging di tujuh kecamatan,” ujarnya.

Data yang diterima wanita berhijab itu, sudah sebanyak 10 orang yang terjangkit DBD. Mulai dari usia 10 tahun sampai 21 tahun ke atas. “Pola hidup sehat masyarakat juga kurang. Tidak ada rasa dalam memelihara lingkungannya sehingga mudah terkena DBD. Fogging ini dilakukan ketika sudah terjadi DBD, namun bukan satu-satunya jalan untuk mencegah DBD,” ujarnya. Ia berharap, dengan adanya pelayanan kesehatan mobile, bisa dimanfaatkan dengan baik oleh lintas sektor dan masyarakat. (b/san)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top