Pariwara
Kolaka Utara

Produksi Kakao Kolut Terus Meningkat

Syainal

KENDARIPOS.CO.ID — Hasil panen perkebunan di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) sampai saat ini masih menempatkan kakao sebagai komoditas dengan jumlah panen tertinggi. Dalam tiga tahun terakhir, sejak 2015 hingga 2017, hasil panen petani kakao terus meningkat. Kepala Seksi Pengendalian Arus Barang dan Jasa Bidang Perdagangan Perindag Kolut, Syainal, menjelaskan, pergerakan meningkatnya komoditas tersebut berada pada angka yang memuaskan.

“Sampai saat ini hasil terbanyak masih kakao dan selama tiga tahun terakhir. Peningkatannya mencapai tiga kali lipat. Apalagi jika sudah revitalisasi kakao, itu sangat memungkinkan lebih,” yakinnya, selasa (1/5). Program revitalisasi kakao yang digagas pemerintah kabupaten (Pemkab) menarget tiga kali lipat hasil panen dari saat ini, dipandang pihak Dinas Perdangangan (Perindag) sangatlah memungkinkan. “Komoditas ini perpaduan antara tanaman produktif dan yang tua. Maka dari itu yang sudah lama perlu direvitalisasi,” imbuhnya. Hasil panen kakao pada 2015 lalu disebut jumlahnya berkisar 3.072 ton dengan nilai perdagangan Rp 85.242.150.00. Pada 2016 menjadi bernilai Rp 370.551.445.928. Panen petani di lahan perkebunannya terjadi kenaikan sekitar 2.045.400 ton.

Sementara itu di tahun 2017, kakao mengalami lonjakan tajam menjadi 7.735.250 ton. Hanya saja, dari segi nilai perdagangan justru mengalami penurunan Rp 256.195.719.069. Karena dari tujuh juta ton itu hanya mencapai angka jual Rp 114.355.726.859. “Sudah menjadi kebiasaan ketika hasil panen pelimpah, harga tawar ke petani rendah. Tetapi hal seperti ini bukan hanya berlaku di Kolut,” pungkasnya. (b/rus)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top