Pariwara
Konawe Utara

DPRD Konut Sebut PT Manunggal dan Dakka Group Bandel

KENDARIPOS.CO.ID — Keberadaan dua perusahaan pertambangan yakni PT Manunggal Sarana Surya Pratama (MSSP) dan Dakka Group yang belum mengantongi izin lingkungan dari lembaga berwenang mendapat respon dari anggota DPRD Konawe Utara (Konut). Parlemen daerah itu bahkan menuding, manajemen kedua perusahaan tersebut bandel. Sebab informasi yang diterima DPRD, perusahaan tambang itu telah melakukan eksploitasi ore nikel di Kecamatan Lasolo Kepulauan.

Sayangnya, ketika DPRD Konut turun ke lokasi melakukan peninjauan, pihak perusahaan justru enggan menemui para legislator. “Tak satupun ada pihak manajemen perusahaan yang kita temui. Mungkin mereka tahu kalau kita mau monitoring dan evaluasi. Makanya aktivitas kedua perusahaan sengaja dihentikan,” kesal Ketua Komisi II DPRD Konut, Makmur, selasa (1/5).

Soal dugaan izin lingkungan yang belum dikantongi kedua perusahaan tersebut, Makmur menantang pihak Badan Lingkungan Hidup Konut memberikan sanksi tegas. Tak adanya izin lingkungan maka secara otomatis kegiatan penambangan yang dilakukan PT Manunggal dan Dakka Group dipastikan merusak lingkungan di konsesinya. “Kalau perusahaan seperti ini, tentu tidak akan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan daerah. Lebih baik cabut saja izin usahanya dari pada membuat kesengsaraan bagi warga. Karena izin lingkungannya saja diduga belum dimiliki. Secara otomatis tak ada itikad baik perusahaan bagi daerah dan warga sekitar,” sindir Ketua Fraksi PAN Konut itu.

Makmur menyebut tak hanya izin lingkungan PT MSSP dan Dakka Group yang diduga bermasalah. Pelabuhan khusus (Pelsus) kedua perusahan tersebut diduga masuk dalam area taman wisata alam laut (TWAL) Teluk Lasolo. “Kita akan kroscek dulu izin lingkungannya pada BLH, termasuk jetti milik PT MSSP dan Dakka Group pada Dishub. Setelah itu kami agendakan turun di lapangan kembali. Dari situ, kami akan berikan rekomendasi ke pemerintah provinsi dan pusat,” ancam Makmur. Untuk diketahui PT MSSP beroperasi di Desa Waturambaha, sementara PT Dakka Group mengeruk mineral di Desa Boedingi Kecamatan Laskep. (b/min)

Click to comment

Tinggalkan Balasan

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

The Latest

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top