Pariwara
Konawe Kepulauan

Rp 2,4 M Disiapkan untuk Guru Honorer di Konkep

Suharmin

KENDARIPOS.CO.ID — Janji Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Kepulauan (Konkep) untuk memberikan insentif pada guru honorer segera direalisasikan tahun ini. Pemerintah setempat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) Konkep sudah memproses administrasi 410 guru yang tersebar di Pulau Wawonii untuk mendapat upah dalam status sebagai honorer daerah.

410 tenaga non Pegawai Negeri Sipil (PNS) di wilayah itu sudah mendapat SK Bupati Konkep, H. Amrullah. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp 2,4 miliar setiap tahun. Kepala Bidang (Kabid) Guru dan Ketenagaan pada Dinas PK Konkep, Suharmin, mengatakan, tenaga honorer yang sudah masuk data base diminta bersabar.  Saat ini, insentif tenaga honorer masih dalam proses di Badan Keuangan Daerah (BKD).

“Tinggal menunggu surat perintah membayar (SPM) dan SP2D. Kalau yang dua ini sudah terbit, baru bisa ditransfer honornya melalui Bank Sultra ke rekening masing-masing,” papar Suharmin, Senin (16/4). Lebih lanjut dia mengatakan, ada berbagai kriteria untuk menjadi honorer daerah. Guru tersebut harus mempunyai nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan (NUPTK), mengajar di sekolah minimal dua tahun.

“Kita lihat juga beban kerjanya. Jika dia mengajar lebih 24 jam dalan seminggu, atau jarak sekolahnya yang jauh. Jadi kondisi ini berbeda-beda, sehingga kita tidak bisa memberikan perlakuan sama,” tutur alumni Jurusan Matematika FKIP UHO tahun 2006 itu. Ia merinci, setiap bulan tenaga honorer tersebut mendapat upah Rp 500 ribu. “Sekitar Rp 6 juta dalam satu tahun. Nanti akan dibayarkan tiap tiga bulan sekali. Honor ini tidak termasuk tunjangan lain di sekolah. Seperti pengisian rapor, penyusunan soal dan penambahan jam mengajar, serta masih banyak lagi kegiatan sekolah. Tenaga honorer masih bisa mendapat insentif melalui dana BOS,” tuturnya.

Sekretaris PGRI Konkep itu berharap, tahun berikutnya upah layak bagi tenaga pendidik di Pulau Wawonii akan terus bertambah sampai mencapai upah minimum regional (UMR) atau provinsi. “Karena ini baru pertama bagi Pemkab Konkep memberikan insentif bagi tenaga honorer di Wawonii. Usulan kami pertama sebesar Rp 750 ribu, tapi anggaran terbatas. Maka kami terus berupa 2019 nanti perlahan-lahan naik,” jelas Suharmin. (b/san)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top