Pariwara
Kolaka Timur

Harus Tinggal 10 Tahun di Pemukiman, Transmigran di Koltim Dilarang Jual Rumah dan Lahan!

H. Udin

KENDARIPOS.CO.ID — Penunjukan Kolaka Timur (Koltim) sebagai dalah satu lokasi transmigrasi, mendapat respon positif dari pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat. Sebagi bukti, lahan areal penggunaan lain (APL) sekitar 1.900 hektare untuk lokasi pemukiman transmigran tersebut sudah disiapkan.

Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disnakertrans) Koltim, H. Udin, mengungkapkan, saat ini lokasi yang dimanfaatkan baru sekitar 100 hektare oleh 150 kepala keluarga (KK). Dari total 150 KK itu, transmigran lokal sebanyak 88 KK dan dari luar Sultra berjumlah 62 KK.

Dia mengaku, tahun ini ada tambahan sebanyak 25 KK. Para transmigran luar daerah itu berasal dari Jawa Timur, Bali, Jakarta, Jawa Tengah serta Nusa Tenggara Barat (NTB) . “Mereka mendapat pembinaan dari Pemkab Koltim melalui Disnakertrans. Sebelum masuk kawasan, mereka mendatangi surat perjanjian tinggal di lokasi yang sudah diplot Disnakertrans. Ada lahan pertanian, masing-masing dua hektare,” papar H. Udin, kamis (12/4).

Ia menegaskan, setiap warga transmigrasi harus tinggal minimal selama 10 tahun di lokasi tersebut dan tak boleh ada transaksi jual beli dari pemberian pemerintah. Jika melanggar, maka pihak Disnakertrans Koltim akan langsung menyegel rumah dan lahan tersebut. (b/kus)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top