Pariwara
Nasional

307 Jemaah Laporkan TPPU Abu Tours

Para Jemaah Abu Tours yang gagal berangkat

KENDARIPOS.CO.ID — Kendati Hamzah Mamba pemilik Abu Tours telah ditetapkan menjadi tersangka, namun korban Abu Tours terus bermunculan. Kamis (12/4/2018), 307 korban penipuan umrah Abu Tours melaporkan Hamzah ke Bareskrim, Polri. Laporannya hampir sama dengan kasus di Polda Sulawesi Selatan, terkait penipuan, penggelapan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Perwakilan 307 Jamaah, Ristiawan menjelaskan bahwa sebanyak 307 korban Abu Tours ini berasal dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Namun, jumlahnya ini kemungkinan akan terus bertambah, karena masih ada yang lainnya. ”Ada yang belum ikut,” paparnya.

Untuk kerugian 307 korban ini, lanjutnya, berkisar Rp 5,3 miliar. Rata-rata jamaah membayar uang sekitar Rp 19,5 juta. ”Tapi ada yang lebih besar lagi, tergantung ikut program apa yang diambil,” terangnya ditemui di kantor Bareskrim Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Menurutnya, setelah melapor para korban ini mendapatkan masukan Bareskrim untuk membuat laporan kolektif. Sehingga, nanti korban se-Jabodetabek akan digabungkan semua jadi satu laporan. ”Kalau kemungkinan membuat posko korban belum tau,” paparnya.

Mengapa baru sekarang melapor? Dia menjelaskan bahwa sebenarnya beberapa bulan sebelumnya 307 jamaah ini berupaya mencari solusi lainnya. Namun, sayangnya niat baik dari pemilik Abu Tours tidak kunjung terlihat. ”Maka dilaporkan,” jelasnya. 307 jemaah periode 2016 hingga 2017 ini telah berupaya ke Kemenag hingga ke DPR. Namun, tidak ada juga titik terang atas masalah tersebut. Dia mengatakan, intinya korbanini ingin uangnya kembali atau diberangkatkan. ”Terserah mau yang mana, itu saja,” ungkapnya.

Dia berharap bahwa dengan laporan ini tidak hanya memberikan hukuman terhadap pemilik Abu Tours. Namun, juga memberikan solusi atau manfaat terhadap jamaah. ”Ya, semoga bisa,” terangnya. Sementara Kuasa Hukum 307 Jamaah Fauzi Thalib menuturkan, selain jalur pidana, juga ditemuh jalur perdata. ”Kami gugat Abu Tours, entah asetnya sejauh apa sekarang penyitaannya. Kami akan pantau berapa aset yang tersisa saat ini,” ungkapnya. Yang pasti, harus ada upaya agar Abu Tours mengembalikan semua uang dari para korban. ”Sampai bersih asetnya jangan tersisa, itu uang korban,” tegasnya. (idr/jpg)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top