Pariwara
HEADLINE NEWS

UHO Kelola CSR Virtue Dragon, Pak Rektor : Masyarakat Harus Rasakan Manfaatnya

EKEN MoU: Ki-Ka: Plt Bupati Konawe Parinringi, Pj Gubernur Sultra Teguh Setyabudi, Rektor UHO Prof Muh Zamrun, Presiden Direktur PT. VDNI Andrew foto bersama usai menandatangani MOU pengkajian CSR.

KENDARIPOS.CO.ID — Universitas Halu Oleo (UHO) resmi mengelola corporate social responsibility (CSR) PT. Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI). Hal itu setelah dilakukan penandatanganan kerja sama (MoU) antara Rektor UHO, Prof Muh Zamrun dengan General Manager PT. VDNI Rudi, kemarin. MoU itu disaksikan langsung Pj Gubernur Sultra, Teguh Setyabudi dan Plt Bupati Konawe, Parinringi serta sejumlah pejabat Pemprov Sultra. Rektor UHO, Prof Muh. Zamrun mengungkapkan, pihaknya telah diminta sejak beberapa bulan lalu untuk mengelola CSR Virtue Dragon. Namun karena satu dan lain hal sehingga kerja sama baru bisa diteken. “Tugas kami hanya mengelola CSR, supaya tepat sasaran,” ujar Prof Zamrun.

Mantan Dekan FMIPA UHO ini menjelaskan, sudah membentuk tim khusus yang terdiri dari 16 pakar (dari berbagai bidang) untuk mengurus CSR tersebut. Ada yang pakar ekonomi, lingkungan teknik, sosial dan sebagainya. “Dalam realisasinya nanti, kami tetap akan koordinasi dengan pemkab Konawe dan pemprov Sultra,” katanya. Lebih jauh profesor muda yang menguasai empat bahasa asing ini menjelaskan, tugas utama UHO hanyalah mengurus CSR. Sehingga, segala persoalan perusaan yang tidak ada kaitannya dengan CSR, tidak akan dicampuri. “Kami tidak akan masuk ke perdebatan lain. Fokus urus CSR saja supaya masyarakat dapatkan manfaatnya,” ungkapnya.

Plt. Bupati Konawe, Parinringi menambahkan, sejauh ini investasi di Morosi berjalan baik. Dari aspek ekonomi, masyarakat sekitar juga mendapatkan manfaatnya. Hanya saja pihaknya minta supaya perusahaan tetap komitmen dengan rencana awal (sesuai master plan). Bahwa, nanti akan dibangun kawasan pendidikan, perumahan, dan rumah sakit. “Kami akan support kalau itu dilakukan,” ucapnya. Terkait izin, lanjut dia, Pemkab sudah memberikan kemudahan. Malah sekarang sudah ekspor, namun ada kewajiban ke daerah yang harus dituntaskan yakni IMB. Sebab, IMB yang masuk juga untuk membangun kebupaten Konawe. “Selama kewajiban dipenuhi, kami akan mendorong supaya investor dimudahkan,” jelasnya.

1 of 2

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top