Pariwara
Kolaka

Praktik Agroforestry di Kolaka Potensial Tingkatkan Ekonomi

ANTAM : Jajaran Manajemen PT Antam Tbk UBPN Sultra pose bersama dengan Muspicam Pomalaa usai ekspos praktik cerdas pendampingan usaha kebun campur pada Rumah Belajar Masyarakat di Desa Sopura. Foto: Zulfadly Nur/ Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — PT Antam Tbk UBPN Sultra menggandeng Yayasan Operation Wallace Terpadu (OWT) melakukan kegiatan ekspos praktik cerdas pendampingan usaha kebun campur (agroforestry) yang telah berlangsung selama 10 bulan sejak Mei 2017 lalu. Ekspose kegiatan berlangsung di Rumah Belajar Masyarakat di Desa Sopura, Kecamatan Pomalaa.

VP HC and CSR PT Antam UBPN Sultra, Kamsi, mengatakan, program pendampingan usaha agroforestry ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Pomalaa. “Ini sudah menjadi komitmen Antam untuk tumbuh bersama dengan masyarakat sekitar wilayah operasional melalui program-program CSR yang berkelanjutan, sebagaimana program agroforestry ini,” ujarnya, rabu (11/4).

Sementara itu CSR Manager, Muhammad Rusdan, menambahkan, salah satu bidang yang menjadi fokus dari program CSR adalah pemberdayaan ekonomi lokal. “Melalui program CSR agroforestry ini, diharapkan masyarakat bisa meningkatkan kesejahteraan dengan menanam tanaman lada,” tuturnya. Pimpinan OWT, Ujang S, mengungkapkan selama sembilan bulan pendampingan, ada 702 penerima manfaat dari kegiatan CSR Antam tersebut. “702 itu terdiri dari 467 pria (66 persen) dan 235 perempuan (34 persen) yang terdiri dari kelompok masyarakat, pemerintah desa, maupun kecamatan melalui kegiatan pelatihan maupun pendampingan teknis,” bebernya.

Camat Pomala, Sairman mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, pendampingan agroforestry bersinergi dengan program pemerintah dalam pemberdayaan ekonomi. Untuk itu, Sairman merekomendasikan agar program tersebut bisa berkelanjutan dan dapat memberikan dampak peningkatan ekonomi masyarakat. “Kita ingin program ini berkelanjutan, dan kita berharap Pomalaa, khususnya tiga desa dampingan ini bisa berhasil menjadi sentra lada dan bahkan jadi ikon di Kabupaten Kolaka,” harapnya.

Salah satu poin dalam ekspos tersebut yaitu, pengalaman praktik cerdas pengembangan usaha agroforestry di tiga desa yaitu Desa Sopura, Hakatutobu, dan Oko-oko perlu direplikasi pada desa-desa di dalam dan luar Kecamatan Pomalaa dalam rangka mendukung pengembangan mata pencarian masyarakat secara lestari dan rendah emisi. (c/fad)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

The Latest

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top