Pariwara
Nasional

Pelunasan Biaya Haji Dibuka Pekan Depan, Jamaah Sultra Harus Setor Rp 39 Juta

KENDARIPOS.CO.ID — Keputusan Presiden (Kappres) tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) reguler 2018 telah terbit. Di dalam Keppres yang diteken Presiden Joko Widodo pada 10 April itu, ditetapkan besaran ongkos haji untuk masing-masing embarkasi. Terkait kapan mulai pelunasannya, ditetapkan tersendiri oleh Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin.

Di dalam Keppres bernomor 7/2018 itu, ongkos haji paling murah adalah untuk jemaah di embarkasi Aceh. Yakni sebesar Rp 31.090.010 per jemaah. Sementara biaya haji paling mahal adalah untuk embarkasi Lombok. Sebesar Rp 38.798.305 per jemaah.
Khusus calon jemaah haji (CJH) asal Sultra, karena lewat embarkasi Makassar, maka ongkos haji yang harus disetor adalah Rp 39.507.741 per jemaah. Keppres tersebut juga menetapkan biaya haji untuk tim pemandu haji daerah (TPHD). Untuk dari embarkasi Makassar, biayanya sebesar Rp 67.214.586.

Kasubdit Pendaftaran dan Pembatalan Haji Reguler Kemenag, Noer Alya Fitra mengatakan, biaya haji untuk THPD memang lebih mahal dibanding jamaah reguler pada umumnya. Sebab TPHD tidak mendapatkan subsidi dari pengelolaan dana setoran awal haji. Jadi untuk mengetahui berapa biaya haji sesungguhnya, masyarakat bisa melihat besaran haji untuk TPHD. Selanjutnya pejabat yang akrab disapa Nafit itu mengatakan, belum ada keputusan resmi terkait kapan dimulainya pelunasan biaya haji. Dia mengatakan bisa jadi informasi resmi jadwal pelunasan haji ditetapkan Kemenag akhir pekan ini. ’’Insyaa Allah, Jumat (13/4) sudah bisa ditetapkan tanggal pelunasannya. Kira-kira minggu depan (pelunasan, red) untuk tahap pertama,’’ jelasnya.

Pejabat asal Jember, Jawa Timur itu berharap dengan keluarnya Keppres tersebut, calon jemaah haji sudah bersiap untuk biaya pelunasannya. Sehingga, ketika masa pelunasan biaya haji resmi dibuka, jemaah bisa langsung membayar uang pelunasan di kantor bank tempat menyetorkan uang muka haji dahulu. Dia menjelaskan, tidak ada perbedaan skema pelunasan dibandingkan dengan tahun lalu. ’’Kepada calon jemaah haji yang belum pemeriksaan kesehatan tahap dua, segera melakukan pemeriksaan,’’ ujarnya. Nafit menambahkan, masa pemeriksaan kesehatan tahap dua dimulai sejak Februari lalu. Namun dimungkinkan masih ada calon jemaah yang belum sempat memeriksakan kesehatannya.

Beberapa waktu lalu sempat heboh informasi bahwa calon jemaah di Palembang sudah mulai melunasi ongkos haji. Mereka melakukan penyetoran uang pelunasan sehingga tabungan mereka terkumpul uang sekitar Rp 35 jutaan. Nafit mengatakan yang dilakukan para jemaah di Palembang itu adalah mengisi saldo atau topup tabungan. Bukan pelunasan. Sebab masa pelunasannya memang belum dibuka. (wan/jpg)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top