Pariwara
Metro Kendari

Kemenkes Apresisdi Kinerja Dinkes Sultra

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sultra, dr. Zuhuddin Kasim

KENDARIPOS.CO.ID — Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sultra telah melakukan tugasnya dengan sangat baik. Lembaga yang dinakhodai dr. Zuhuddin Kasim ini mampu meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Sehingga, berkorelasi dengan meningkatkan angka harapan hidup di Sultra. Kesuksesan itu diapresiasi Direktur Promosi Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, dr. Riskiyana Sukandhi Putra. Dia berharap, Dinkes Sultra terus konsisten dalam meningkatkan layanan kesehatan. Sebab, hal itu sesuai dengan permintaan pemerintah pusat. “Sesuai nawacita Presiden Jokowi. Meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia, yang kemudian diterjemahkan pada 3 program prioritas yaitu Indonesia Pintar, Indonesia Sehat dan Indonesia Kerja,” ungkap dr Riskiyana saat Rapat Koordinasi tekhnis (Rakontek) Program Kesehatan masyarakat di Kendari, Rabu (11/4/2018).

Masyarakat kata dia, butuh pelayanan kesehatan yang baik, agar pola hidup sehat dapat terjaga. Ia menekankan agar semua pemerintah provinsi saling berkordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk mewujudkan aksses kesehatan yang layak. “Harus mengajak semua komponen bidang kesehatan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya hidup sehat. Salah satu caranya, melalui pendekatan keluarga dan gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS),” jelasnya.

Dia menambahkan, penyediaan akses dan kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas sangat diperlukan karena berpengaruh terhadap pola hidup sehat masyarakat. Dinkes memang sukses mewujudkan Sultra sehat 2017. Terbukti, angka harapan hidup yang meningkat 10 tahun terakhir di Sultra. Tingkat kesejahteraan penduduk dan derajat kesehatan dapat diukur melalui barometer angka harapan hidup. Sekaligus sebagai alat ukur untuk mengevaluasi kinerja pemerintah dalam hal kesejahteraan dan derajat kesehatan. Indikatornya, angka kematian ibu dan bayi di Sultra menurun. Tahun 2008 mencapai 80 kasus, tahun 2017 menurun hingga 74 kasus. “Namun demikian, beberapa kabupaten yang perlu menjadi perhatian karena dalam 3 tahun terakhir menunjukkan peningkatan kasus kematian ibu yakni Kabupaten Kolaka, Kolaka Utara, Konawe dan Muna,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sultra, dr. Zuhuddin Kasim yang ditemui pada saat rapat kordinasi teknis (Rakontek) program kesehatan masyarakat.

dr. Zuhuddin Kasim menambahkan angka harapan hidup meningkat karena adanya upaya yang dilakukan Dinkes Sultra melalui berbagai program pembangunan kesehatan dan program sosial lainnya. Termasuk kesehatan lingkungan, kecukupan gizi dan kalori serta program pemeberantasan kemiskinan. Selain itu, Dinkes Sultra secara aktif mengampanyekan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada masyarakat Sultra.

“Angka harapan hidup di Sultra mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, yang sampai saat ini sudah mencapai 70,59 persen. Dalam artian, kita sudah masuk skala medium atau derajat kesehatan kita meningkat,” ungkap mantan Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Prov Sultra itu.

Ia memuji langkah pemerintah selama ini, seperti program Gerakan Masyarakat (Germas) Hidup Sehat yang dicanangkan secara nasional oleh pemerintah sejak dua tahun yang lalu. Itu adalah pretasi tersendiri bagi pemerintah. Karena itu kata dia pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas hidup sehat masyarakat dengan salah satu wujudnya melalui Germas. “Germas difokuskan enam kegiatan, yaitu peningkatan aktivitas fisik minimal 30 menit sehari, peningkatan untuk perilaku hidup sehat. Penyediaan bahan pangan dan percepatan perbaikan gizi, peningkatan pencegahan deteksi dini terhadap penyakit, peningkatan lingkungan sehat, dan peningkatan edukasi hidup sehat,” katanya kepada Kendari Pos.

Melalui kegiatan Germas, kata dia, diharapkan mampu meningkatkan motivasi serta kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan. Dengan demikian, akan terbangun kemandirian masyarakat yang sadar akan kesehatan sehingga tercipta daerah yang sehat, bersih, dan kuat. Menurut Zuhunuddin, permasalahan kesehatan yang timbul saat ini merupakan akibat dari perilaku hidup yang tidak sehat. Hal itu bisa dicegah bila fokus upaya kesehatan diutamakan pada upaya preventif dan promotif dalam menumbuhkembangkan kesadaran, kemandirian keluarga dan masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat. (b/ags/ade)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top