Pariwara
Kolaka Utara

Pembangunan PLTA di Kolut Kembali Digagas

GAGAS PLTA : Halim Kalla (tengah) saat meninjau sungai Batu Ganda Kecamatan Lasusua didampingi Wabup Kolut, H. Abbas untuk melihat potensi sungai yang dapat dijadikan sebagai pembangkit listrik tenaga air. Foto: Muhammad Rusli/ Kendari Pos

KENDARRIPOS.CO.ID — Sebagian besar area pemukiman di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) belum dilayani jaringan pembangkit oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN). Karena secara geografis daerah tapal batas Sulawesi Tenggara itu memiliki 18 sungai besar yang tersebar di 11 kecamatan dan sangat potensial dikelola untuk jadi pembangkit listrik tenaga air (PLTA).

Hal tersebut menjadi pemikiran Wakil Bupati, H. Abbas dalam menjawab kondisi listrik di daerahnya. Pekan lalu, Dirut PT. Intim Group, Halim Kalla baru saja melihat beberapa sungai besar di Kolut didampingi Abbas. Halim pada kesempatan itu meninjau Sungai Batu Ganda dan mengutus stafnya memantaui di Rante Angin dan Pakue.

“18 sungai besar di wilayahnya semua potensial untuk dibangun PLTA. Intinya kedatangan Halim Kalla merupakan respon positif dan kami harapkan, pembangkit itu bisa segera direalisasikan. Pertemuan di Rujab bersama Pak Bupati (Nur Rahman). Pak Halim akan mendatangkan tim teknisnya secara langsung untuk meninjau mana yang layak tidaknya dibangun PLTA,” paparnya.

Pemanfaatan PLTA di wilayah penduduk memang sebagian telah ada yang diaplikasikan, baik dukungan pemerintah atau swadaya masyarakat. Contohnya di Desa Raodah, karena jaringan listrik PLN sulit menjangkau wilayah desa perbukitan itu hingga masyarakat memanfaatkan PLTA yang beroperasi hingga saat ini. Pemkab berkeinginan PLTA yang diimpikan tersebut berskala besar hingga mengundang Halim Kalla secara langsung ke wilayahnya untuk mewujudkan hal itu.

“Banyak sungai dan tinggal dipilih saja mana yang layak dibangun PLTA karena dalam satu kecamatan masing-masing ada yang satu dan dua aliran,” tuturnya. Sekadar diketahui, di Kolut telah ada upaya pembangunan PLTA yang pengerjaannya dimulai sejak 2009 di Desa Mekuasi, Kecamatan Pakue. Hanya saja, proyek yang digarap PT Danang Teknik Pratama ( DTP) selaku kontraktor sampai hari ini belum tuntas.

Sementara itu pada Agustus 2017 silam, melalui Komisi III DPRD Kolut, Buhari juga sebelumnya menyambangi PT PLN-UIP Sulbangsel untuk rencana pembangunan PLTA berkapasitas 15 MW di Kecamatan Watunohu. Hanya saja, usai pertemuan itu juga belum ada kabar terbaru akan kelanjutannya. Pemkab Kolut berharap dengan keterlibatan PT Intim Group bisa mewujudkan impian pemerintah menghadirkan PLTA di wilayahnya. (c/rus)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

The Latest

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top