Pariwara
Metro Kendari

Penyuluh Agama di Sultra Dibekali Wawasan Multikultural

PENYULUH AGAMA : Suasana workshop wawasan multikulrutal yang diselenggarakan Kemenag Sultra, Jumat (6/4). Para penyuluh agama dilatih mental untuk mengembangkan kecakapan penyuluh dalam menjaga keberagaman di Sultra. Foto : AGUS SETIAWAN / KENDARI POS

KENDARIPOS.CO.ID — Tugas penyuluh agama dalam merawat keragaman bukan perkara mudah. Makanya mereka juga dibekali dengan wawasan multikultural. Sebanyak 40 penyuluh lintas agama mendapat tambahan pengetahuan dalam workshop wawasan multikultural. Kegiatan yang digelar Kemenag Sultra itu dalam rangka melatih mental dan mengembangkan kecakapan penyuluh untuk menjaga keberagaman di Sultra.

Ketua panitia pelaksana, Irwan Syahdar mengatakan workshop itu sangat penting dilaksanakan mengingat Sultra merupakan wilayah yang heterogen baik agama maupun budaya. “Apabila keragaman itu tidak dikelola dengan baik justru mengancam runtuhnya bangunan toleransi,” ujar Irwan Syahdar saat menyampaikan laporan pada pembukaan workshop di Hotel Zahra, Jumat (6/4/2018)

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Sultra, Abdul Kadir mengatakan peranan penyuluh agama sangat strategis. Tugas dan peran penyuluh agama diantaranya yang informatif dan edukatif mengharuskan penyuluh menyampaikan pemahaman kepada umat untuk terampil dalam beragama.
“Penyuluh sebagai perpanjangan tangan pemerintah dan tokoh agama harus mampu menyampaikan, mendidik dan membina umat tentang nilai-nilai keberagaman. Olehnya itu penyuluh harus lebih paham ajaran agama daripada umat karena penyuluh tempat masyarakat bertanya masalah agama,”ungkap Abdul Kadir yang didampingi Kasubbag Hukum dan Kerukunan Umat Beragama Kemenag Sultra, Kadir Azis.

Para penyuluh dibekali karena diharapkan pembinaan agama dapat terlaksana dalam mewujudkan masyarakat agamis, rukun, cerdas serta masyarakat sejahtera lahir batin. “Hal tersebut dapat dicapai melalui peningkatan kualitas pengamalan dan pemahaman ajaran agama masing-masing. Semakin dalam kita memahami ajaran agama, semakin arif kita melihat perbedaan,” ungkap Abdul Kadir. Sebagai ujung tombak Kemenag, penyuluh diminta berkomitmen menjaga keberagaman dan tidak memaksakan kehendak dan ajaran kepada pemeluk lain. Workshop Wawasan Multikultural kali ini menghadirkan pemateri dari unsur tokoh agama, Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Sultra dan unsur kepolisian. (agus/ikl)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top