Pariwara
HEADLINE NEWS

Virtue Dragon “Menyerah”, Janji Bayar Retribusi IMB Akhir April

Suasana pertemuan dengan PT Virtue Dragon di Konawe

KENDARIPOS.CO.ID — PT. Virtue Dragon Nickel Industry (PT.VDNI) akhirnya “menyerah”. Manajemen perusahaan tambang nikel yang beroperasi di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe itu berjanji akan menyelesaikan kewajiban tunggakan retribusi kepada daerah akhir bulan ini. Komitmen itu disampaikan Grand Manager PT. VDNI, Rudi usai mengikuti rapat tertutup bersama Pemkab dan DPRD Konawe, Rabu (4/4/2018).

Rudi mengungkapkan, pihaknya bersedia membayar biaya retribusi sesuai yang diinginkan pemerintah. Namun harus dengan perhitungan tepat dan jelas. Olehnya itu, harus dibentuk tim untuk meninjau lapangan dan melakukan perhitungan. “Setahu kami tidak ada tungggakan. Tapi kalau pemerintah daerah punya estimasi pendapatan retribusi IMB, kami minta tagihannya sesuai perhitungan resmi. Pastinya, kami akan bayar sesuai dengan ketentuan yang ada,” ungkap Rudi.

Menurutnya, yang bisa dihitung Pemkab Konawe hanya bangunan yang berhubungan dengan PT. VDNI. Di mana terbagi tiga item, yakni smelter yang sudah dibayarkan 2016 lalu, kemudian power plant, dan bangunan pendukung lain. “Ini yang akan kami hitung bersama Pemkab Konawe. Kalau memungkinkan, bulan ini sudah bisa dituntaskan,” jelasnya.

Kemudian, terkait CSR yang dituntut masyarakat, Rudi mengklaim sudah disalurkan, namun tak terarah. “Kami sudah buat MoU dengan rektor UHO supaya CSR lebih terarah. Makanya, nanti akan ada CSR jangka pendek, menengah dan panjang,” katanya. Dalam catatan Pemkab Konawe, khususnya Dinas Penanaman Modal (PM) dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Konawe, PT VDNI menunggak retribusi pajak sebesar Rp 10 miliar. Karena kondisi ini, sehingga Plt Bupati Konawe, Parinringi sempat geram dan mengaku sedang mempelajari regulasi yang memungkinan PT VDNI bisa dihentikan sementara aktivitasnya, sampai menuntaskan kewajibannya. “Tidak ada alasan. Namanya, kewajiban harus dibayar,” tegasnya.

Sementara itu, Kadis PTSP Konawe, H. Burhan menjelaskan, masalah IMB yang mencuat, kini telah mencapai puncak. Sebab telah hadir pihak berwenang dari Virtue Dragon untuk memberikan kepastian. “Mereka sudah siap membayar dengan invoice atau tagihan yang jelas. Maka bulan ini, tim teknis kita akan turun menghitung luasannya. Acuannya kita sama, UU, PP dan Perda. Ya, karena kita belum tahu persis bangunan apa saja yang belum ada IMB. Sedangkan yang kita tahu sudah dibayar 2016 hanya pabrik pemurnian atau smelter saja,” bebernya.

1 of 2

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

The Latest

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top