Pariwara
Nasional

Terkait Banding Nur Alam, Kuasa Hukum Tunggu Salinan Putusan Pengadilan

Nur Alam usai menjalani sidang vonis. Dok/KP

KENDARIPOS.CO.ID — Ajukan memori banding, kuasa hukum mantan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Nur Alam tunggu salinan putusan Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Jakarta Pusat. Meski diputus 6 tahun lebih ringan dari tuntutan Jaksa, Nur Alam menganggap putusan PN Tipikor dianggap tak memberikan keadilan baginya.

Kuasa hukum Nur Alam, Didi Supriyanto mengungkapkan, pihaknya masih menunggu salinan putusan untuk mengajukan memori banding ke pengadilan tingkat selanjutnya. “Waktunya paling dua minggu. Kita tunggu putusannya baru kita akan ajukan banding,” tuturnya saat dihubungi Kendari Pos, di Jakarta, Rabu (4/4/2018).

Namun disinggung soal memori banding yang akan diajukan nantinya, Didi mengungkapkan pasti tak jauh soal putusan yang telah ditetapkan PN Tipikor Jakarta Pusat. Seperti persoalan IUP yang dikeluarkan oleh Nur Alam kepada PT Anugrah Harisma Barakah (PT AHB) yang dianggap tidak legal. “Putusan pidana tidak boleh menafikan putusan perdata atau putusan hukum sebelumnya,” kata Didi.

Menurutnya, persoalan IUP tersebut sudah memiliki hukum tetap bahkan sudah incrach hingga tingkat Mahkamah Agung (MA). “PTUN sudah mengukuhkan bahwa IUP tersebut legal. Dan sampai sekarang belum ada peradilan yang membatalkan IUP tersebut. Pasalnya yang bisa membatalkan IUP tersebut adalah pengadilan atau penerbit IUP tersebut,” tuturnya.

1 of 2

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top