Pariwara
Kolaka Timur

DKPSDM Koltim Usul 600 Kuota CPNS

Murtini Balaka

KENDARIPOS.CO.ID — 600 calon pegawai negeri sipil (CPNS) diusulkan Dinas Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (DKPSDM) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) untuk diterima tahun ini. Pengajuan tersebut ditujukan pada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Nantinya, pihak kementerian akan melihat berdasarkan analisis kebutuhan pegawai dan skala prioritas daerah.

Kepala DKPSDM Koltim, Murtini Balaka, mengaku, ia telah mengusulkan KemenPAN-RB sejak Januari lalu. Sebelumnya, Pemkab mengajukan kekurangan pegawai sebanyak 2.600 orang. Namun berdasarkan saran dan masukan KemenPAN-RB agar dalam penyusunan CPNS daerah harus melihat skala prioritas. “Alhamdulillah dengan kerja-kerja yang optimal, DKPSDM menghasilkan 600 orang yang sangat dibutuhkan dan prioritas. Kekurangan pegawai saat ini diisi tenaga honorer yang direkrut Pemkab dan digaji dari APBD. Jumlahnya mencapai 428 orang dan tersebar pada semua organisasi perangkat daerah (OPD),” papar Murtini Balaka, rabu (4/4).

Ia mengaku, tahun 2014 lalu, kuota Pemkab Koltim untuk penerimaan CPNS hanya 300 orang. “Insyaallah Koltim tinggal menunggu kuota dari KemenPAN-RB. Setelah ada, langsung kita kerjakan tahapan selanjutnya sesuai instruksi. Dari usulan 600 orang tersebut, kebutuhan yang paling banyak adalah tenaga pendidikan 300 orang, tenaga kesehatan 100 orang dan tenaga teknis sebanyak 200 orang. Mudah-mudahan apa yang kami usulkan bisa terkabul semua bahkan bisa ditambah lebih banyak lagi. Koltim masih tergolong daerah otonomi baru (DOB) makanya masih banyak butuh pegawai. Apalagi belanja pegawai Pemkab Koltim masih dibawah 30 persen, tentunya skala prioritas masih besar mendapatkan kuota” ungkap Murtini Balaka.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Koltim, Zainuddin Boni, mengaku, tenaga medis yang bersatus PNS masih minim. Meski kekurangan selama ini diisi tenaga honorer, mantan Asisten II Setkab Koltim ini berharap, jika pemerintah pusat membuka penerimaan abdi negara, sangat diharapkan menjadi prioritas Pemkab Koltim untuk menambah tenaga kesehatan agar menjadi PNS. “Kalau mereka terikat atau jadi PNS, pasti lebih fokus memberikan pelayanan kesehatan yang prima pada masyarakat Koltim. Tetapi kalau masih honorer tentunya kesejahteraan mereka masih sedikit terganggu bahkan bisa mempengaruhi kinerja mereka di lapangan,” tandasnya. (b/kus)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top