Pariwara
Muna

DD Tahap I Belum Dicairkan

KENDARIPOS.CO.ID — Pencairan dana desa (DD) tahap I hingga kini belum bisa dilakukan. Banyak desa yang belum menyetorkan laporan pertanggungjabawan DD tahun 2017 dan menyusun anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) 2018, sebagai syarat utama pencairan.

Kepala Bidang Keuangan dan Aset Desa Pemkab Muna, Budiman, mengatakan, sampai saat ini dari 124 desa baru sekitar 50 persen desa yang merampungkan LPJ dan juga APBDes. Sementara yang lain masih terkendala administrasi. “Informasinya, yang belum menyetor karena masih mengumpulkan bukti penggunaan anggaran untuk LPJ 2017,” ungkapnya, Rabu (4/4).

Keterlambatan itu dipengaruhi tertib administrasi pemerintah desa belum seluruhnya berjalan maksimal. Disisi lain, tuntutan transparansi penggunaan anggaran harus dipenuhi oleh Pemdes. “Artinya setiap uang negara yang keluar harus jelas bukti peruntukannya sebagai apa. Makanya di LPJ harus ada bukti kuitansi dan sebagainya,” sambungnya.

Sementara APBDes wajib disetorkan Pemdes agar perencanaan penggunaan anggaran dapat dikontrol daerah. Selain itu, asas kesinambungan program dan keselarasan dengan program daerah dapat terjaga. “Itu yang harus kami ketahui. Makanya APBDes harus disetor juga,” tambah Budiman.

Untuk DD tahap I, pencairan dilakukan sebesar 20 persen. Dengan demikian, sebesar Rp 20,4 miliar akan dikucurkan pada semua desa paling lambat April ini. “Total DD Rp 102 miliar, empat kali dicairkan. Jadi per tahap 20 persen,” tandasnya. (c/ode)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top