Pariwara
Metro Kendari

11 TKI Asal Sultra Dideportasi, 1 Kembali ke Mubar, 10 Masih di Nunukan

KENDARIPOS.CO.ID — Pemerintah Provinsi Sultra meminta masyarakat untuk tidak keluar negeri melalui jalur ilegal lagi. Banyak Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang dideportasi namun sulit ditemukan daerah asalnya karena tidak memiliki dokumen resmi. Apalagi mereka yang ditemukan ilegal setelah puluhan tahun menetap di negeri orang.

Asisten I Setda Pemprov Sultra, Syarifudin Safaa mengatakan pihaknya baru saja menerima informasi dari Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Kalimantan Utara melalui BNP2TKI Sulawesi Tenggara bahwa ada 11 orang warga Sultra di sana. “Mereka ini dideportasi karena ketahuan ilegal. Makanya dikembalikan ke Kalimantan Utara. Tinggal di asarama Dinas Sosial Nunukan,” ujar Syarifuddin Safaa, Rabu (4/4/2018).

Ada 300 orang yang dideportasi sejak Juni 2017. Tetapi ketahuan baru-baru ini dan 11 orang diantaranya adalah warga Bumi Anoa.Setelah mendapat laporan itu, Pemprov Sultra ke Kaltara untuk menengok TKI itu. “Satu orang, atas nama La Asia sudah mau pulang ikut kita dan sudah serahkan ke keluarganya di Desa Lailangga Kecamatan Wadaga, Muna Barat. Dia adalah deportan 9 bulan lalu yang di tampung di asrama Dinas Sosial Nunukan, hari Selasa kemarin sudah berkumpul dengan keluarganya,”papar Syarifuddin Safaa.

Sementara 10 TKI lainnya, masih menunggu keputusan masing-masing TKI. “Ada tiga pilihan, mereka kembali ke Malaysia maka akan menjadi TKI legal. Kembali ke daerah kita fasilitasi atau kerja di Nunukan. Kita masih menunggu keputusan 10 orang ini,” tutup Syarifuddin Safaa. (ely/b)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top