Pariwara
Edukasi

Rektor UHO Warning Sekolah, Manipulasi Data Peserta SBMPTN Langsung Gugur

SOSIALISASI SBMPTN: Rektor UHO, Prof. Muh Zamrun (tengah), Wakil Rektor I Bidang Akademik UHO, Dr. La Hamimu (kedua, kiri), Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian UHO, H. Laode Rafiuddin, M.Si (kedua kanan), Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan UHO, Dr. Sawaluddin (kiri) serta Wakasek Kesiswaan SMAN 1 Wawotobi, Alimuddin Bage, S.Pd., saat sosialisasi SBMPTN UHO di SMAN 1 Wawotobi, Selasa (3/4).

KENDARIPOS.CO.ID — Rektor Universitas Halu Oleo (UHO), Prof. Dr. Muhammad Zamrun Firihu, M.Si., M.Sc., tidak main-main dalam rekruitmen mahasiswa baru (Maba). Saat sosialisasi Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 yang dilaksanakan pada dua SMA di Kabupaten Konawe (SMAN 1 Wawotobi dan SMAN 1 Unaaha), Selasa (3/4/2018), Prof. Zamrun mengingatkan siswa yang bakal menjadi calon peserta SBMPTN tidak manipulasi datanya.

Penegasan itu disampaikan Rektor UHO berdasarkan hasil evaluasi Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2018 yang lebih awal dilaksanakan. Dimana, ada beberapa sekolah di Sultra merekayasa nilai atau data siswanya demi lolos seleksi yang sebelumnya dikenal sebagai bebas tes tersebut.

“Saya berharap manipulasi data ini tidak akan terulang saat SBMPTN yang mulai kita buka tanggal 5 April. Sekolah ataupun siswa jangan coba-coba memalsukan datanya terkait beasiswa bidikmisi ataupun Uang Kuliah Tunggal yang akan kita sesuaikan dengan data penghasilan orang tua. Kalau ada yang terbuktimain curang, langsung saya gugurkan,” tukasnya, saat sosialisasi SBMPTN dan Seleksi Mandiri di SMAN 1 Wawotobi dan SMAN 1 Unaaha, Senin (3/4).

Menurut Mantan Dekan FMIPA ini, pihaknya memiliki panitia yang bertanggung jawab pada evaluasi calon Maba UHO. Informasi siswa (calon Maba) nantinya akan disesuaikan berdasarkan observasi langsung di lapangan, sehingga ia mengingatkan calon peserta SBMPTN dan Seleksi Mandiri untuk tidak merekayasa datanya. Hal ini juga berlaku untuk sekolah, bila seleksi selanjutnya menyampaikan informasi yang manipulatif, maka akan di-blacklist alias tidak akan diberikan jatah SNMPTN selanjutnya.

“Saya tidak main-main dalam melaksanakan prosedur yang sudah kita sepakati sejak awal. Silahkan dicoba, begitu halnya dengan iming-iming kelulusan dari pihak manapun dengan ketentuan membayar, sudah pasti kalau terbukti ada praktik seperti itu akan saya gugurkan kelulusannya. Peserta SBMPTN berupaya dengan belajar,percara dengan kemampuannya kemudian berdoa saja, jangan andalkan orang lain, insya Allah lulus,” tambah Rektor termuda UHO ini.

1 of 3

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top