Pariwara
Ekonomi & Bisnis

BI-Perbarindo Sepakat Terapkan Clean Money Policy

kerja sama: Kepala Kpw BI Sultra, Minot Purwahono (kanan) dan Ketua DPD Perbarindo Sultra, Ahmat, menandatangani MoU di Aula Kpw BI Sultra, selasa (3/4). Foto: Lindri Merinda/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Bank Indonesia (BI) Sultra berkomitmen memberikan sosialisasi dan edukasi terkait cakupan layanannya di Bumi Anoa. Tak hanya di masyarakat, terhadap seluruh bank di Sultra pun, BI intens melakukan literasi. Sebagai buktinya, perhimpunan bank perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Sultra telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan Kantor BI Sultra, terkait layanan penukaran uang dan penerapan clean money policy, di aula Kpw BI Sultra, selasa (3/4).

Kepala Kpw BI Sultra, Minot Purwahono mengatakan, kerja sama tersebut terkait dengan salah satu tugas BI untuk mengedarkan uang ke seluruh pelosok daerah di Sultra. Untuk menjangkau seluruh Sultra, BI tidak ada di semua wilayah. Makanya, diadakan kerja sama dengan Perbarindo, untuk meningkatkan layanan penukaran uang hingga ke daerah terpencil di Sultra.

“Kita harapkan uang yang edar di masyarakat dengan standar tertentu yang ktia tetapkan. Makanya supaya bisa menjangkau seluruh wilayah, kira kerjasama dengan BPR untuk memberikan pelayanan penukaran uang di seluruh masyarakat. Ini terkait BI memberlakukan Clean money policy, artinya uang yang beredar di masyarakat uang layak edar dengan standar tertentu yang kita tetapkan,” katanya, selasa (3/4).

Dia menjelaskan, uang layak edar sesuai standar memiliki tingkat kelayakan. DImana, kata dia, target untuk pecahan besar, di atas angka 8 dan untuk uang pecahan kecil, di atas angka 6.

“Jadi kalau uang di bawah angka itu, artinya uang tidak layar edar dan itu harus ktia tarik, kita musnahkan dan diganti dengan yang baru. Makanya kerjasama dengan Perbarindo, supaya bisa bantu sosialisasi di masyarakat. Sehingga mereka bisa perlakukan uang dengan baik,” jelasnya.

Minot mengatakan, kerjasama antara BI dan BPR di Sultra bisa saja diperluas tidak hanya dalam penyediaan layanan penukaran uang, tapi juga dalam hal pelatihan penyusunan laporan keuangan bagi UMKM debitur maupun calon debitur BPR.

Dia juga menjelaskan, dalam rangka memperluas distribusi uang rupiah ke seluruh wilayah, BI juga bekerjasama dengan TNI AL, khususnya untuk menjangkau wilyah terpencil, terluar dan terdepan. BI Sultra bahkan terus berupaya memperluas jangkauan layanan penukaran hingga ke daerah terpencil di Sultra.

Sementara itu Ketua Perbarindo Sultra, Ahmat mengatakan, dirinya bersama seluruh direksi BPR di Sultra, siap berkontribusi dalam memberikan layanan penyediaan rupiah ke seluruh wilayah terpencil.

“Kami punya 16 kantor pusat, 6 kantor cabang dan 4 kantor kas. Itu nanti mensuplai uang yang layak edar. walaupun semua tidak mampu menjangkau seluruh wilayah, tapi paling tidak kita ingin berkontribusi untuk daerah ini. Tidak bisa Bank Indonesia saja, tapi itu tugas kita semua, termasuk mengeduasi masyaraat bagaimana kelola uang dan memperlakukan uang agar lebih efisien,” jelasnya.

Ahmat juga menyampaikan, bahwa anggota Perbarindo sepakat untuk tidak menolak setoran uang logam dari nasabah, termasuk jika kondisi uang sudah lusuh.

“Kami sepakat, seperti apapun harus diterima. Ini untuk berikan kemudahan, kasian mereka ina-ina yang dapat uang pecahan lusuh atau uang logam. Bahkan untuk ini, nanti ada pelayanan khususnya. Sebagai informasi, dari 16 kabupaten/kota, sisa 3 kabupaten yang belum masuk jaringan BPR yakni Kolaka Timur, Konawe Kepulauan dan Buton Selatan. Jadi kami sudah ada, hampir di semua kabupaten,” pungkasnya. (Ind/b)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top