Pariwara
Bau-bau

Stok Beras Medium Dijamin Aman

Ilustrasi beras

KENDARIPOS.CO.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau bergerak cepat dalam mengedentifikasi ketersediaan beras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Hal itu dilakukan dalam rangka persiapan menyongsong hari raya Idul Fitri. Untuk memastikan ketersediaan stok beras, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Baubau melakukan koordinasi dengan Perum Bulog.

“Hasil koordinasi yang kami lakukan bersama Bulog menyimpulkan, stok beras aman hingga enam bulan ke depan. Saya kurang tahu berapa banyak stok yang disiapkan, tetapi mereka (Bulog Baubau) menjamin ketersediaan beras kita aman mulai Idul Fitri hingga pada Idul Adha nanti,” kata Sekretaris Disperindag Kota Baubau, Amalia Abibu, Senin (2/4). Beras yang ketersediaanya dipastikan aman, lanjut wanita berhijab itu adalah jenis medium. Itu karena beras medium mendapat intervensi langsung dari Bulog. Khususnya berkaitan dengan pasokan dan juga harga pasaran. “Sementara untuk ketersediaan beras jenis premium belum bisa kami pastikan, karena pengelolaanya oleh pihak swasta. Dalam hal ini beras yang masuk di Baubau kebanyakan disuplai dari luar daerah misalnya, Surabaya dan Makassar,” tandasnya. Dihubungi terpisah, Kepala Bulog Subdivre Baubau, La Rahibun, membenarkan jika pihak Disperindag memang telah melakukan koordinasi untuk memastikan kondisi ketersediaan beras tetap terjaga. Khususnya dalam rangka menghadapi Idul Fitri dan Idul Adha.

“Yang disampaikan Disperindag benar. Stok beras kita aman hingga enam sampai tujuh bulan ke depan,” ucapnya. Stok beras yang tersedia di gudang Bulog saat ini sebanyak 800 ton. Seluruhnya adalah beras jenis medium yang siap disuplai ke empat daerah kabupaten/kota yang menjadi wilayah distribusi yaitu, Kabupaten Buton, Buton Selatan, Buton Tengah dan Kota Baubau. Namun jumlah tersebut hanya persediaan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar tiga bulan sembari menunggu stok beras 1.000 ton yang akan segera masuk.

“Sehingga total persediaan beras kita akan bertambah menjadi 1.800 ton. Nah, inilah yang menjadi persediaan kita enam hingga tujuh bulan ke depan termasuk Idul Fitri dan Idul Adha nanti,” kata La Rahibun. Ia menambahkan, jaminan 1.800 ton untuk bisa memenuhi kebutuhan masyarakat di empat kabupaten/kota tersebut berdasarkan hitungan yang telah dilakukan. Dengan mengacu pada jumlah permintaan keseluruhan masyarakat setiap bulan. “Kebutuhan setiap bulan untuk masyatakat empat Kabupaten/Kota tersebut sebanyak 230 ton. Nah, jika dikali dengan stok beras tambahan yang akan masuk menjadi 1.800 ton, maka persedian kita bisa cukup enam sampai tujuh bulan,” pungkasnya. (b/ahi)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

The Latest

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top