Pariwara
Politik

SMS Berjaya Janji Jadikan Pomalaa jadi Kota Kedua di Kolaka

KAMPANYE : Cabup Kolaka nomor urut satu, Ahmad Safei saat melakukan orasi politiknya. Tampak massa dan simpatisan memadati lapangan Pateda kecamatan Pomalaa, Senin (2/4). Foto : ZULFADLY/KENDARI POS

KENDARIPOS.CO.ID — Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kolaka nomor urut satu, Ahmad Safei dan Muhammad Jayadin kembali melanjutkan kampanye tatap muka di Kecamatan Pomalaa, Senin (2/4/2018). Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Pateda itu juga dihadiri seribuan massa yang merupakan pendukung paslon yang berakronim SMS Berjaya. Dalam orasinya, Calon Bupati Kolaka nomor urut satu, Ahmad Safei berjanji akan membangun Kecamatan Pomalaa dan menjadikannya sebagai kota ke dua setelah Kota Kolaka.

“Kami akan jadikan Pomalaa ini sebagai kota kedua setelah Kota Kolaka. Makanya kami bangun puskesmas dengan fasilitas sarana dan prasarana yang lengkap. Ini adalah puskesmas percontohan yang pertama di Sultra. Selain itu, kami juga bangun pasar baru agar penjual dan pembeli dapat lebih nyaman. Tapi pasar baru ini belum kami gunakan karena pedagang yang di pasar lama tidak mau pindah kalau semua pedagang tidak pindah. Makanya kami bangun lagi lods sekitar 200 agar semua pedagang di pasar lama dapat tertampung di pasar baru,” ujar Safei.

Calon petahana tersebut menambahkan, dirinya juga bersama pasangannya saat ini sedang berjuang agar kapal Pelni bisa singgah di Pelabuhan Pomalaa. “Kami akan berkomunikasi dengan Kementrian Perhubungan agar kapal Pelni yang dari Kota Baubau atau Makassar bisa singgah di Pomalaa. Dengan demikian, maka perekonomian di Kecamatan Pomalaa ini akan semakin maju,” tuturnya.

Calon wakil bupati (Cawabup) Kolaka nomor urut satu, Muhammad Jayadin mengajak masyarakat Kecamatan Pomalaa untuk memilih SMS Berjaya. Alasannya, SMS Berjaya sudah terbukti kinerjanya. Hal itu dapat dilihat dari pembangunan dan kesejahteraan masyarakat selama SMS Berjaya memimpin Kolaka.

“Pilihlah pemimpin yang sudah terbukti kinerjanya. Ibarat memilih sopir, jangan kita tumpangi kendaraan yang sopirnya baru mau belajar. Padahal dia baru bisa jadi kondektur, tapi dia mau langsung jadi sopir. Itu jelas berbahaya. Satu menit saja kita salah tumpangi kendaraan yang sopirnya baru belajar, itu sudah sangat berbahaya karena bisa-bisa membuat kita celaka. Jadi pilihlah calon pemimpin yang berpengalaman. Coblos nomor satu,” pesan Jayadin. (b/fad)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

The Latest

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top