Pariwara
Kolaka Timur

Pasar Rate-Rate di Koltim Ditutup, Relokasi ke Poni-Poniki

RELOKASI : Suasana pembongkaran lapak di Pasar Rate-Rate, Kolaka Timur. Para pedagang kini dipindahkan ke tempat baru di Poni-Poniki. Foto: Kusdin/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Setelah sekian lama menjadi sentra perkulakan bagi warga Kolaka Timur (Koltim), aktivitas di Pasar Rate-Rate, Kecamatan Tirawuta, resmi ditutup. Badan Keuangan Daerah (BKD) Koltim merelokasi para pedagang ke tempat yang baru, di Pasar Poni-Poniki sejak Senin (2/4). Para pedagang telah berkemas-kemas menuju lokasi yang disiapkan Pemkab Koltim. Ada 36 lods dan 96 kios serta lokasi bagi pedagang emperan. Dengan difungsikannya Pasar Poni-Poniki tersebut, maka kawasan perdagangan di Rate-rate akan ditutup. Kepala BKD Koltim, Martha Hutapea, mengaku, relokasi pedagang di Pasar Rakyat Rate-Rate sudah sesuai prosedur dan tahapan pemindahan pada umumnya. Mantan Pegawai Disnakertras Provinsi Sultra ini, mengatakan, proses pemindahan juga bertujuan untuk lebih memfungsikan bangunan yang dibangun pemerintah daerah karena lebih layak dan representatif.

Martha mengatakan, Pemkab Koltim telah menyiapkan pasar baru dan sudah dapat ditempati. Dia menambahkan, kontribusi masuk di pasar tersebut digratiskan. Hanya saja iuran setiap hari ada Rp 2.000. Sementara itu untuk lokasi lods disewakan Rp 150 ribu tiap bulan. Retribusi tersebut untuk menambah pendapatan asli daerah (PAD). “Pedangang tidak ada yang komplain untuk pindah di tempat baru. Mereka langsung pindah di hari itu juga bahkan membongkar sendiri kios-kios mereka yang sudah dibangun. Saya harap, pedagang dan masyarakat umum bisa melakukan aktifitas pasar sebagaimana biasanya. Kalau bisa buka pasar setiap hari dan ada aktivitas belanja di sana,” ungkapnya.

Aset Pemkab Koltim di pasar lama akan difungsikan kebutuhan daerah yang lain. Dia menambahkan, setelah relokasi Pasar Rate-Rate, BKD bersama Satpol PP dan aparat kepolisian serta TNI akan memindahkan pedagang Pasar Ladongi untuk masuk gedung baru. “Langkah Pemkab ini adalah salah satu perhatian pada masyarakat dan pedagang untuk memberikan pelayanan dan ketersediaan tempat yang baik,” tandasnya.

Kasatpol PP Koltim, Djamaleng, mengaku, relokasi Pasar Rate-Rate untuk menertibkan serta memindahkan para pedagang ke yang baru dan lebih layak. “Alhamdulillah proses pemindahannya tak ada masalah dan berjalan lancar. Kami dari Satpol PP bersama kepolisian, TNI hanya membantu BKD untuk memindahkan pedagang di lokasi yang baru. Pemindahan ini juga sudah ada mediasi dan sosialiasi sebelumnya. Mereka sepakat untuk pindah” jelasnya.

Camat Tirawuta, Rusli, juga mengatakan, pemindahan kali ini telah dilakukan mediasi dan beberapa pertemuan antara Pemkab Koltim dengan pedagang Pasar Rate-Rate. “Pasar Poni-Poniki lebih bagus dan nyaman untuk berjualan. Makanya dalam relokasi kali sudah tidak ada masalah dan pedagang bongkar sendiri kios mereka. Sementara Pemkab menyiapkan mobil angkut barang-barang meraka para pedagang” tandasnya. (b/kus)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top