Pariwara
Bombana

Anggaran Rp 51 M, Jalanan di Bombana Masih Rusak

JALAN RUSAK : Kondisi jalan di Kecamatan Mataoleo yang rusak parah. Padahal pekerjaan jalur transportasi tersebut sudah dilakukan sejak tahun 2015 lalu. Foto: DPRD Bombana For Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Proses pekerjaan jalan poros Kasipute, Lora dan Bambaeya di Kabupaten Bombana, dipertanyakan. Kondisinya kini rusak parah. Padahal diketahui proyek multiyears itu telah menghabiskan anggaran Rp 51 miliar. Masyarakat khususnya di Kecamatan Mataoleo susah mengakses jalur transportasi tersebut. Pihak DPRD Bombana sudah mengagendakan pada jajaran Dinas Pekerjaan Umum, sebagai penanggung jawab teknis proyek itu.

Anggota DPRD Bombana, Heryanto, mengatakan, ada tanda tanya besar dalam pekerjaan jalan yang dimulai sejak tahun 2015 dan tiga kali penganggaran itu. “Pertama tahun 2015 sebesar Rp 7,5 miliar, tahun 2016 Rp 7,5 miliar dan yang ketiga tahun 2017 sebanyak Rp 37 miliar. Anggaran sebesar itu tapi fisiknya sekarang sangat rusak parah, pasti ada yang salah,” tudingnya, akhir pekan lalu. Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Sultra tersebut menegaskan, sebagai lembaga yang memiliki fungsi pengawasan, maka DPRD akan memanggil pihak Dinas PU untuk mempertanyakan proyek pekerjaan jalan yang sangat mengganggu aktivitas masyarakat. Sebab poros itu menghubungkan beberapa kecamatan bahkan akses menuju salah satu destinasi wisata Bombana yaitu Permandian Tabako di Mataoleo.

“Kalau kondisinya seperti ini sudah seharusnya kita panggil Dinas PU, untuk bersama-sama melihat di lapangan kira-kira apa yang salah dalam pembangunan itu. Apa perencanaan atau bagaimana. Harus bisa dijelaskan. Sebab tahun ini pasti ada lagi anggaran untuk pekerjaan itu, karena multiyears,” paparnya. Anggota DPRD Fraksi Golkar tersebut juga mengaku, sejak awal pekerjaan jalan itu, sudah ada kejanggalan. Khususnya dalam pembahasan anggaran pekerjaan jalan. Sebagai salah satu anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Bombana, pihaknya tak dilibatkan. “Awalnya, pekerjaan jalan itu bukan multiyears, namun seiring berjalannya waktu, berubah. Anehnya, dalam pembahasan, pihak Banggar tidak dilibatkan. Itu masih masih jadi tanda tanya buat kami anggota Banggar,” sindir Heryanto. (b/kmr)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top