Pariwara
Konawe

DD 2018 di Konawe Capai Rp 201 M, 30 Persen untuk Upah Masyarakat Pekerja

Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Tercatat, total dana desa (DD) yang beredar di Kabupaten Konawe pada tahun anggaran 2018 adalah Rp 201 miliar. Kemudian, dari 294 desa yang terdaftar di Kementerian Dalam Negeri (Mendagri), rata-rata memperoleh kucuran DD antara Rp 600 juta sampai 700 juta. Hanya ada dua desa yang mendapatkan lebih dari Rp 1 miliar yakni Saponda Darat dan Saponda Laut. Kepala Bidang Pemerintah Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Konawe, La Ode Ainda mengungkapkan, dalam Permendes nomor 19 tahun 2017 ditekankan, ada dua sasaran penggunaan DD, yakni pembangunan dan pemberdayaan.

Namun, saat ini sudah ada tambahan sesuai surat keputusan bersama empat menteri, dalam penggunaan dana desa harus 30 persen untuk harian orang kerja (HOK). Lanjut dia, fasilitasi penggunaan dana desa untuk kegiatan pembangunan, paling sedikit 30 persen wajib digunakan untuk membayar upah masyarakat, dalam rangka menciptakan lapangan kerja di desa. Artinya, pemerintah desa hanya wajib menfasilitasi dana yang bersumber dari DD, dan bukan dari lainnya seperti pendapatan asli daerah (PAD), alokasi dana desa (ADD) atau pajak bumi dan bangunan (PBB).

“HOK itu sudah harga mati, harus 30 persen. Misalnya, kalau 500 juta pembangunan fisik, maka 30 persennya atau sebanyak Rp 150 juta untuk HOK. Kalau tidak, maka kami akan melakukan evaluasi dan memfasilitasi desa, supaya sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat yang ingin membangun Indonesia dimulai dari wilayah pedesaan,” tegas La Ode Ainda, Selasa (27/3). (c/hel)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top