Pariwara
Kesehatan

Hidup Sehat Dimulai dari Pemerintah

Plt. Sekprov Sultra yang diwakili Staf Ahli Gubernur Sultra, Drs. Suharno saat membuka Forum Diskusi Germas Tingkat Sultra, Senin (26/3) di D’Blitz Hotel Kendari. Foto: Agus Setiawan/ Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Pemerintah saat ini tengah menghadapi tantangan besar, yakni masalah kesehatan triple burden, karena masih adanya penyakit infeksi, penyakit tidak menular (PTM) serta penyakit-penyakit yang seharusnya sudah teratasi, namun muncul kembali seperti ISPA, Tuberkulosisdan diare yang merupakan penyakit terbanyak dalam pelayanan kesehatan. Perlu diketahui bahwa kesehatan adalah hak fundamental setiap warga negara, oleh karena itu pemerintah bertanggung jawab terhadap pengaturan hak hidup sehat bagi masyarakatnya. Pemerintah melalui Dinas Kesehatan Sultra mengadakan pertemuan dan disuksi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) tingkat Sultra tahun 2018, yang dihelat tanggal 26 Maret 2018 di D’Blitz Hotel Kendari.

Pertemuan yang rencananya berlangsung selama dua hari ini (26-27) dibuka secara resmi oleh Plt. Sekprov Sultra yang diwakili Staf Ahli Gubernur Sultra, Suharno. Dalam sambutannya, dia mengingatkan sesuai Keputusan Gubernur Sultra Nomor 390 tahun 2017 tentang pembentukan Forum Komunikasi Germas tingkat Sultra tahun 2017 – 2022, pemerintah mempunyai tugas untuk melakukan upaya komunikasi, informasi dan edukasi kepada masyarakat. “Ini merupakan tugas pokok dan fungsi organisasi perangkat daerah (OPD) dan lingkup Pemprov Sultra dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan hidup sehat,” katanya.

Suharno juga menambahkan, Germas memiliki beberapa tujuan mulai dari menurunkan beban penyakit menular dan penyakit tidak menular, baik kematian maupun kecatatan, mengindarkan terjadinya penurunan produktivitas serta untuk menurunkan beban pembiayaan pelayanan kesehatan. “Atas dasar pertimbangan tersebut diatas maka perlu dilakukan kordinasi forum diskusi Germas tingkat Sultra, untuk mengetahui sejauh mana peranan masing-masing sektor atau program Germas di Sultra,” tambahnya.

Kepala Dinas Kesehatan Sultra, dr. Zuhuddin Kasim, mengungkapkan perubahan gaya hidup masyarakat menjadi salah satu penyebab terjadinya pergeseran pola penyakit (transisi epidemiologi). Penyakit tidak menular seperti Stroke, Penyakit Jantung, Koroner (PJK), Kanker dan Diabetes justru menduduki peringkat tertinggi. “Sebuah pembelajaran berharga di era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), dengan anggaran yang banyak terserap untuk membiayai penyakit ini,” katanya. Mantan Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sultra, juga berharap kepada para OPD lingkup Pemprov Sultra untuk serius dalam mengikuti kegiatan ini, agar supaya dapat memberikan kontribusi kepada pemerintah dalam mengedukasi masyarakat terhadap pentingnya perilaku hidup sehat. “Mari kita menjaga kesehatan melalui gerakan masyarakat hidup sehat guna mewujudkan Indonesia Sehat,” tutupnya. (Ags/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

The Latest

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top